ESTER 2
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (12 tahun ke atas)
The Explanation
Setelah Wasti disingkirkan sebagai ratu, kemarahan Raja Ahasyweros mereda dan dia mulai memikirkan penggantinya. Usul dari para pelayannya sederhana namun mengerikan jika dipikir baik-baik: kumpulkan semua gadis muda yang cantik dari seluruh kerajaan, bawa mereka ke istana, rawat mereka selama setahun penuh dengan minyak wangi dan perawatan kecantikan, lalu biarkan raja memilih siapa yang paling disukainya. Tidak ada yang bertanya kepada gadis-gadis itu apakah mereka mau. Ini bukan kisah cinta romantis. Ini adalah sistem kekuasaan di mana perempuan muda dikumpulkan seperti barang untuk dipilih.
Di antara gadis-gadis itu ada Ester, seorang Yahudi, anak yatim piatu yang dibesarkan oleh sepupunya, Mordekhai. Keluarganya adalah keturunan orang buangan yang dulu dibawa dari Yerusalem ke Babel. Ester dibawa ke istana, masuk dalam pengawasan Hegai, dan atas perintah Mordekhai, dia menyembunyikan identitasnya sebagai orang Yahudi. Selama dua belas bulan dia menjalani perawatan yang diwajibkan, lalu pada malamnya dia menghadap raja. Teks ini tidak menyembunyikan apa yang sebenarnya terjadi pada malam itu, meski dituliskan dengan halus. Setelah itu, seorang gadis tidak akan dipanggil lagi kecuali raja benar-benar menyukainya.
Ternyata raja sangat mencintai Ester, lebih dari semua perempuan lain. Ester dimahkotai menjadi ratu menggantikan Wasti, dan raja mengadakan pesta besar karena dia. Sementara itu, Mordekhai tetap duduk di gerbang istana, menjaga dari kejauhan, sampai suatu hari dia mendengar rencana pembunuhan terhadap raja oleh dua sida-sida. Dia melaporkannya lewat Ester, komplotan itu digantung, dan peristiwanya dicatat dalam kitab sejarah kerajaan.
What Does This Mean?
Ada satu hal yang mencolok kalau kau membaca seluruh kitab Ester: nama Allah tidak pernah disebut. Tidak sekali pun. Padahal peristiwa yang terjadi begitu besar bagi nasib bangsa Yahudi. Bab ini pun demikian. Kita membaca tentang sistem kerajaan yang kejam, tentang gadis-gadis yang tidak punya pilihan, tentang seorang perempuan muda yang harus menyembunyikan siapa dirinya sesungguhnya supaya bisa bertahan. Semuanya terasa gelap dan penuh kompromi.
Tapi justru di situlah pesannya. Allah tidak selalu hadir dengan cara yang kelihatan, dengan mukjizat yang mencolok atau suara dari langit. Kadang Dia bekerja lewat kebetulan-kebetulan yang tampak biasa: seorang gadis yatim piatu yang kebetulan mendapat perkenanan di mata Hegai, kebetulan disukai raja, kebetulan sepupunya duduk di gerbang istana pada saat yang tepat untuk mendengar rencana pembunuhan. Tidak ada yang kebetulan sebenarnya. Allah menenun sejarah lewat detail-detail kecil yang tampaknya tidak berarti, bahkan di tengah sistem yang tidak adil dan dunia yang tidak selalu berpihak pada yang lemah.
The Common Thread
Kitab Ester adalah salah satu bukti paling jelas dalam Alkitab bahwa Allah setia pada umat-Nya bahkan ketika Dia tampak diam. Bangsa Yahudi ada di pembuangan, jauh dari tanah perjanjian, hidup di bawah kekuasaan raja asing yang bisa memutuskan hidup mati mereka. Namun justru dari tengah situasi itu, Allah menyiapkan seorang perempuan yang kelak akan menyelamatkan bangsanya, meskipun di bab ini dia baru masuk ke istana tanpa tahu untuk apa semua ini.
Ini menggambarkan sesuatu yang lebih besar tentang cara Allah bekerja sepanjang sejarah keselamatan. Dia sering memilih yang lemah, yang terpinggirkan, yang tidak punya kuasa, untuk menjadi jalan pertolongan-Nya. Kristus sendiri datang bukan sebagai raja yang gemerlap di istana, tapi lahir dalam kemiskinan, di tengah bangsa yang terjajah, dan mengalami ketidakadilan sampai kematian di kayu salib. Ada garis yang sama antara Ester yang dibawa ke sistem yang tidak dia pilih, dan Yesus yang masuk ke dunia yang penuh kekerasan dan ketidakadilan, demi menyelamatkan orang-orang yang tidak berdaya.
For You
Mungkin kau pernah merasa seperti Ester, dibawa masuk ke situasi yang tidak kau pilih sendiri, keluarga, sekolah, lingkungan, ekspektasi orang lain, dan kau merasa tidak punya kendali penuh atas hidupmu. Bab ini tidak memberi jawaban mudah bahwa semua akan langsung baik-baik saja. Tapi bab ini menunjukkan bahwa Allah bisa bekerja bahkan di tempat yang paling tidak ideal, lewat orang-orang yang tampaknya tidak punya kuasa sama sekali.
Perhatikan juga Mordekhai. Dia tidak melakukan hal-hal spektakuler. Dia hanya setia, hari demi hari, duduk di gerbang, memperhatikan, menjaga. Kesetiaan yang sunyi seperti itu sering diremehkan, tapi justru itu yang dipakai Allah pada waktu yang tepat. Kau tidak harus menjadi tokoh utama yang gemerlap untuk dipakai Allah. Kadang panggilanmu adalah tetap setia di tempat yang kelihatannya biasa, sambil percaya bahwa Allah melihat lebih jauh daripada yang kau lihat sekarang.
Talk About It
Kitab Ester tidak pernah menyebut nama Allah secara langsung. Menurutmu, apakah itu membuat Allah terasa tidak hadir, atau justru menunjukkan cara-Nya bekerja yang berbeda dari yang kau bayangkan?
Ester harus menyembunyikan identitasnya untuk bertahan di istana. Apakah kau pernah merasa harus menyembunyikan bagian penting dari dirimu, termasuk imanmu, agar diterima di suatu tempat? Bagaimana kau menyikapinya?
Praying Together
Tuhan, kadang Engkau terasa jauh dan diam, seperti dalam hidup Ester yang harus melewati begitu banyak hal tanpa mendengar suara-Mu secara langsung. Ajar aku percaya bahwa Engkau tetap bekerja, bahkan lewat hal-hal kecil dan sunyi dalam hidupku. Berikan aku keberanian seperti Mordekhai, untuk tetap setia di tempatku meski tidak ada yang melihat. Amin.
Pertanyaan tentang ESTER 2
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah ESTER 2?
Apa yang dikatakan ESTER 2?
Apa yang ESTER 2 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari ESTER 2?
Mengapa ESTER 2 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Setiap gadis boleh membawa apa saja yang diinginkannya saat menghadap raja. Ester tidak meminta apa-apa selain yang disarankan Hegai. Di ruangan penuh perhiasan, dia memilih percaya pada orang yang lebih mengenal isi istana. Lalu tertulis, "Ester mendapat kasih di mata semua orang yang melihatnya." Kadang yang membuatmu dikenang bukan apa yang kau tambahkan, melainkan apa yang berani kau tinggalkan.
Setelah Ester menjadi ratu, Mordekhai tidak pindah ke istana. Ia tetap "duduk di pintu gerbang raja". Di tempat biasa, tanpa sorotan, dekat tapi di luar. Justru di gerbang itu nanti ia mendengar rencana pembunuhan yang menyelamatkan raja. Mungkin tempatmu yang terasa kecil hari ini bukan tempat tertinggal, melainkan tempat kau ditempatkan.
Setelah itu, ketika kemarahan Raja Ahasyweros sudah reda, dia mengingat Wasti." Amarahnya reda, tetapi keputusannya tidak bisa ditarik lagi. Ada kata-kata yang kita lontarkan saat panas hati, lalu kita sesali saat sudah tenang. Sayangnya, penyesalan datang belakangan. Sebelum kamu memutuskan sesuatu hari ini, tunggu sampai hatimu tenang dulu.
Raja mengasihi Ester lebih daripada semua perempuan itu... Raja mengenakan mahkota kerajaan ke atas kepalanya." Mahkota itu jatuh ke kepala seorang gadis yatim dari bangsa buangan. Dan bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk menyelamatkan bangsanya kelak. Apa yang Tuhan titipkan di tanganmu hari ini, mungkin bukan hadiah, melainkan tugas bagi orang lain.
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan usia sekolah dasar (7-12).
Buka di alat Alkitab Anak