YOSUA 1
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (12 tahun ke atas)
Penjelasan
Musa sudah mati. Untuk bangsa Israel, itu bukan sekadar kehilangan seorang pemimpin, itu kehilangan sosok yang selama empat puluh tahun berjalan di depan mereka, yang berbicara langsung dengan Allah, yang membelah Laut Merah. Bayangkan kamu tumbuh besar dengan seseorang yang seolah tak tergantikan, lalu tiba-tiba dia tiada. Ke situlah pasal ini dimulai: di tepi jurang perubahan besar.
Yosua adalah orang yang selama ini berdiri di belakang Musa. Ia disebut "pelayan Musa." Bukan bintang utama, bukan nabi terkenal. Dan sekarang Tuhan berbicara kepadanya: "Hamba-Ku Musa telah mati. Karena itu, sekarang bangkitlah." Tidak ada waktu untuk berlama-lama meratap. Sungai Yordan ada di depan, tanah perjanjian ada di seberang, dan sebuah generasi baru siap masuk.
Tuhan memberi Yosua janji yang besar: setiap tempat yang diinjaki telapak kakinya akan menjadi miliknya. Batas wilayah disebutkan dengan jelas, dari padang belantara sampai Sungai Efrat, dari tanah orang Het sampai Laut Besar. Tuhan berjanji: "Tidak seorang pun akan tahan berdiri di hadapanmu sepanjang hidupmu… Aku tidak akan meninggalkanmu atau tidak akan mengabaikanmu."
Kemudian datanglah kalimat yang diulang tiga kali dalam pasal ini: "Jadilah kuat dan berani." Diulang bukan tanpa sebab. Yosua sedang takut. Tuhan tahu itu. Perintah untuk kuat dan berani bukanlah pujian bahwa Yosua sudah pemberani, melainkan dorongan justru karena ia tidak merasa demikian.
Menariknya, kekuatan dan keberanian itu dikaitkan dengan sesuatu yang tak terduga: kitab Taurat. Tuhan berkata Yosua harus merenungkannya siang dan malam. Bukan latihan pedang, bukan strategi militer, tetapi Firman Tuhan yang harus meresap ke dalam hidupnya.
Yosua lalu bertindak. Ia memerintahkan para pemimpin untuk mempersiapkan bekal. Dalam tiga hari mereka akan menyeberang. Ia juga mengingatkan suku Ruben, Gad, dan setengah suku Manasye tentang janji mereka: meskipun tanah mereka sudah aman di seberang timur Sungai Yordan, para pejuang mereka tetap harus ikut menyeberang membantu saudara-saudara mereka. Tidak ada yang boleh mundur duluan. Mereka menjawab dengan setia: "Ke mana pun engkau mengutus kami, kami akan pergi."
Apa Artinya Ini?
Ada satu hal yang mungkin mengganggu ketika membaca ini. Tuhan berkata empat kali kepada Yosua: kuat, berani, jangan takut. Kenapa harus diulang? Karena rasa takut itu nyata. Yosua bukan pahlawan super. Ia manusia yang gemetar di ambang tanggung jawab yang terlalu besar untuknya.
Dan Tuhan tidak berkata: "Kamu bisa kok, percaya sama dirimu sendiri." Itu jenis motivasi yang sering kita dengar sekarang: percayalah pada dirimu, kamu punya semua yang kamu butuhkan di dalam dirimu. Tuhan justru berkata sebaliknya. Alasan Yosua boleh kuat dan berani bukan karena kualitas Yosua, tapi karena "TUHAN, Allahmu, menyertaimu ke mana pun kamu pergi."
Itu perbedaan besar. Kepercayaan diri modern berkata: lihat ke dalam. Tuhan berkata: lihat kepada-Ku. Yang satu runtuh saat kamu gagal. Yang lain tetap berdiri karena tidak bergantung pada kamu.
Dan perhatikan juga: keberanian dihubungkan dengan Firman. Yosua tidak dipersenjatai dengan slogan, melainkan dengan kitab Tuhan yang harus ia renungkan. Merenungkan di sini bukan sekadar membaca cepat sebelum tidur. Kata itu berarti mengunyah, mengulang, membiarkannya mengubah cara berpikir.
Benang Merahnya
Nama "Yosua" dalam bahasa Ibrani adalah Yehoshua. Dalam bahasa Yunani, nama itu menjadi Iesous. Yesus. Yosua yang membawa umat menyeberangi Sungai Yordan untuk masuk ke tanah perjanjian adalah gambaran samar dari Yesus yang membawa kita menyeberangi kematian untuk masuk ke hidup yang kekal.
Yosua diberi janji: "Aku tidak akan meninggalkanmu." Kalimat itu diulangi oleh Yesus di akhir Injil Matius: "Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir zaman." Janji yang sama, kepada orang percaya.
Dan ada satu hal lagi. Yosua diperintahkan merenungkan Taurat siang dan malam. Yesus adalah Firman yang menjadi manusia. Merenungkan Firman Tuhan sekarang berarti mengenal Dia yang adalah Firman itu sendiri.
Untuk Kamu
Ada momen dalam hidup di mana kamu berdiri di tepi sungai Yordan-mu sendiri. Ujian akhir yang menentukan. Pindah sekolah. Keputusan tentang siapa yang boleh kamu percaya. Pertanyaan iman yang selama ini kamu tekan ke bawah dan tiba-tiba muncul di tengah malam. Momen ketika kamu sadar: aku tidak siap untuk ini.
Perhatikan bahwa Tuhan tidak menghapus rasa takut Yosua. Ia tidak berkata: "Kamu tidak seharusnya takut." Ia berkata: "Jangan takut, karena Aku menyertaimu." Ada perbedaan besar antara menyangkal ketakutan dan menghadapinya dengan tahu siapa yang berjalan bersamamu.
Pertanyaan yang harus jujur kamu tanyakan pada dirimu sendiri: di mana kamu mencari kekuatanmu? Di jumlah followers? Di prestasi? Di persetujuan orang lain? Semuanya rapuh. Yang satu-satunya tidak rapuh adalah janji Tuhan bahwa Ia tidak akan meninggalkan kamu.
Dan tentang Firman: kalau merenungkan Alkitab siang dan malam terdengar seperti sesuatu yang mustahil di jadwalmu sekarang, tanyakan pada dirimu sendiri, apa yang sekarang sedang kamu renungkan siang dan malam? Karena ada sesuatu. Selalu ada. Yang mengisi pikiranmu akan membentuk siapa kamu.
Bicarakan Bersama
Tuhan mengulang "jadilah kuat dan berani" empat kali kepada Yosua. Menurutmu, apa artinya keberanian itu justru ketika kamu takut? Bukan ketika kamu tidak takut?
Kamu paling sering mencari kekuatan dari mana ketika kamu tertekan? Apa yang berubah kalau kamu benar-benar percaya bahwa Tuhan menyertaimu ke mana pun kamu pergi?
Berdoa Bersama
Tuhan, aku berdiri di tepi banyak hal yang membuatku takut. Aku tidak selalu merasa kuat, dan aku tidak selalu berani. Tolong ingatkan aku bahwa keberanianku bukan berasal dari diriku sendiri, tetapi dari janji-Mu bahwa Engkau menyertaiku. Ajar aku merenungkan Firman-Mu, bukan sebagai kewajiban, tetapi sebagai cara mengenal Engkau. Dalam nama Yesus. Amin.
Pertanyaan tentang YOSUA 1
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah YOSUA 1?
Apa yang dikatakan YOSUA 1?
Apa yang YOSUA 1 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari YOSUA 1?
Mengapa YOSUA 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Kepada suku suku yang tanahnya sudah didapat, Yosua berkata: "Ingatlah akan perkataan yang diperintahkan Musa, hamba TUHAN itu, kepadamu, katanya, 'TUHAN, Allahmu, memberikan tempat perhentian kepadamu dan memberikan negeri ini kepadamu.'" Mereka sudah beristirahat, tetapi tetap harus menyeberang, berperang bagi saudara saudaranya. Perhentianmu bukan hanya milikmu. Siapa yang masih menunggu kamu berjalan bersamanya?
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan usia sekolah dasar (7-12).
Buka di alat Alkitab Anak