ROMA 16
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (12 tahun ke atas)
Penjelasan
Romans 16 kelihatannya seperti bagian yang paling mudah dilewati dari seluruh surat ini. Hanya daftar nama, salam, ucapan terima kasih. Tidak ada argumen teologi besar seperti di bab-bab sebelumnya tentang anugerah, hukum Taurat, atau kebangkitan. Tapi coba baca lagi lebih lambat, dan kamu akan menemukan sesuatu yang luar biasa: Paulus menyebut sekitar dua puluh sembilan orang dengan nama mereka, satu per satu.
Ada Febe, seorang pelayan jemaat yang dipercaya membawa surat ini sendiri dari Korintus ke Roma, sebuah perjalanan yang jauh dan tidak aman untuk seorang perempuan pada zaman itu. Ada Priskila dan Akwila, pasangan suami istri yang pernah mempertaruhkan nyawa mereka demi Paulus. Ada Maria, Trifena, Trifosa, dan Persis, yang semuanya disebut "bekerja keras" dalam Tuhan, sebuah pujian yang Paulus tidak berikan secara sembarangan. Ada Andronikus dan Yunias, yang sudah percaya kepada Kristus sebelum Paulus sendiri bertobat. Ada ibu dari Rufus, yang Paulus sebut sebagai ibunya sendiri, mungkin karena perempuan ini pernah merawatnya seperti anak. Ada budak, orang bebas, orang Yahudi, orang bukan Yahudi, laki-laki, perempuan, semuanya berdiri sejajar dalam satu daftar yang sama.
Setelah daftar panjang itu, Paulus tiba-tiba berubah nada. Ia memperingatkan jemaat tentang orang-orang yang menimbulkan perpecahan, yang berbicara halus dan manis tapi sebenarnya melayani nafsu mereka sendiri, bukan Kristus. Lalu ia menutup surat dengan sebuah janji singkat yang tajam, bahwa Allah akan meremukkan Iblis di bawah kaki jemaat, dan dengan doxologi, pujian panjang kepada Allah yang sanggup meneguhkan mereka sesuai dengan rahasia yang kini telah dinyatakan dalam Kristus Yesus.
Apa Artinya Ini?
Ini bukan sekadar daftar kontak kuno yang tidak relevan lagi. Ini adalah potret nyata tentang seperti apa jemaat mula-mula itu. Mereka bukan ide abstrak atau konsep teologis. Mereka adalah orang-orang sungguhan, dengan nama, sejarah, pekerjaan, dan kelemahan masing-masing. Paulus tidak menulis "salam kepada jemaat di Roma" secara umum. Ia menyebut nama. Satu per satu. Karena baginya, iman bukan tentang kerumunan tanpa wajah, tapi tentang orang-orang yang ia kenal, yang ia kasihi, yang pernah menderita bersamanya.
Perhatikan juga betapa banyak perempuan yang disebut dengan peran penting: Febe sebagai pelayan jemaat, Priskila disebut sebelum suaminya sendiri, Maria, Trifena, Trifosa, Persis, Yunias yang mungkin seorang perempuan, semuanya aktif bekerja dan dihormati dalam pelayanan. Ini menunjukkan sesuatu yang penting tentang bagaimana Kristus mengangkat harkat orang-orang yang pada masanya sering diabaikan.
Lalu ada peringatan tentang orang-orang yang membawa ajaran menyimpang dengan kata-kata manis. Ini realistis. Gereja bukan tempat yang otomatis aman dari penipuan. Paulus tahu bahwa suara yang paling berbahaya bukan yang kasar dan jelas jahat, tapi yang halus, yang kelihatan baik, yang menyentuh hati orang yang tidak curiga.
Benang Merah
Daftar nama ini sendiri adalah bukti dari Injil yang Paulus sudah jelaskan sepanjang surat Roma. Dalam Kristus, dinding yang memisahkan orang Yahudi dan bukan Yahudi, budak dan orang bebas, laki-laki dan perempuan, sudah diruntuhkan. Orang-orang yang disebut di sini datang dari latar belakang yang sangat berbeda, tapi semuanya "ada dalam Tuhan," sebuah frasa yang diulang berulang kali di bab ini. Itulah inti Injil: bukan karena usaha mereka, tapi karena mereka disatukan dalam Kristus Yesus.
Dan di akhir surat, Paulus kembali ke rahasia yang tersembunyi selama berabad-abad tapi sekarang dinyatakan dalam Kristus. Seluruh sejarah keselamatan, sejak zaman para nabi, mengarah ke satu titik: ketaatan iman kepada Allah yang penuh hikmat, melalui Kristus Yesus. Janji bahwa Allah akan meremukkan Iblis bukan sekadar harapan jauh. Itu gaung dari janji paling awal dalam Kitab Suci, bahwa keturunan perempuan akan menghancurkan kuasa kejahatan. Paulus menutup suratnya dengan mengingatkan jemaat bahwa mereka berdiri di titik akhir dari cerita panjang itu, dan kemenangan sudah dekat.
Untuk Kamu
Mungkin kamu merasa dirimu hanya "nama kecil" di antara jemaat yang besar, tidak terlalu penting, tidak terlalu terlihat. Bab ini menolak pikiran itu. Dalam mata Allah, tidak ada orang yang hanya jadi nomor. Febe yang membawa surat, ibu Rufus yang merawat Paulus, Persis yang bekerja keras tanpa banyak disorot, semuanya dicatat dan dihargai. Pelayanan yang tidak terlihat orang lain tetap dilihat Tuhan.
Perhatikan juga peringatan Paulus tentang kata-kata manis yang menyesatkan. Di zaman media sosial, kamu dibombardir dengan suara-suara yang kelihatan meyakinkan, yang berbicara tentang kebenaran versi mereka sendiri dengan nada percaya diri dan simpatik. Paulus mengajak jemaat untuk bijaksana dalam hal yang baik tapi polos dalam hal yang jahat, artinya tidak naif, tapi juga tidak ikut bermain kotor. Itu butuh keberanian untuk berpikir, bukan sekadar ikut arus.
Dan terakhir, lihatlah bagaimana Paulus mengasihi orang-orang ini secara konkret, dengan nama, dengan sejarah bersama. Iman bukan proyek pribadi yang sunyi. Iman hidup dalam hubungan nyata, dengan orang-orang yang kamu kenal namanya, yang kamu doakan, yang kamu bantu ketika mereka butuh.
Mari Bicarakan
Dari semua nama di bab ini, Paulus menyebut pekerjaan, sejarah, dan kasih sayangnya secara spesifik untuk tiap orang. Apa yang mungkin ingin Allah catat tentang hidupmu, hal kecil yang jarang terlihat orang lain tapi nyata di mata-Nya?
Paulus memperingatkan tentang kata-kata halus yang menyesatkan. Di mana dalam hidupmu sekarang kamu paling rentan terhadap suara yang kedengarannya baik tapi sebenarnya menjauhkanmu dari kebenaran?
Berdoa Bersama
Tuhan, terima kasih karena Engkau mengenal nama kami, satu per satu, bukan sebagai kerumunan tanpa wajah. Ajar kami untuk mengasihi orang-orang di sekitar kami secara nyata dan konkret, bukan sekadar dalam kata. Berikan kami kebijaksanaan untuk mengenali suara-suara yang menyesatkan, dan keberanian untuk tetap setia pada kebenaran-Mu. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa. Amin.
Pertanyaan tentang ROMA 16
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah ROMA 16?
Apa yang dikatakan ROMA 16?
Apa yang ROMA 16 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari ROMA 16?
Mengapa ROMA 16 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan usia sekolah dasar (7-12).
Buka di alat Alkitab Anak