Penjelasan Alkitab

YOHANES 16:14

Alkitab

Nas Itu

Di tengah percakapan terakhir sebelum Getsemani, Yesus menjelaskan apa yang akan dikerjakan Roh Kudus ketika Ia datang: Roh itu akan memuliakan Yesus. Dan cara Roh melakukannya dijelaskan dengan satu kalimat yang hampir terdengar seperti rumus: "Dia akan memuliakan Aku karena Dia akan menerima yang Aku terima, dan akan memberitahukannya kepadamu." Roh tidak datang membawa agenda sendiri, tidak membawa berita baru yang lain; Ia mengambil apa yang menjadi milik Kristus dan menyerahkannya kepada para murid. Ayat berikutnya menegaskan rantai itu sampai ke hulunya: apa yang dimiliki Bapa adalah milik Anak, dan dari situlah Roh mengambil. Sebuah kalimat pendek tentang bagaimana Allah memberikan diri-Nya kepada manusia.

Intinya

Ada sesuatu yang membuat kita terdiam di sini. Roh Kudus, Allah sendiri, menggambarkan karya-Nya sebagai karya yang tidak menyorot diri-Nya. Kata yang dipakai, doxazō, berarti membuat sesuatu tampak dalam bobotnya yang sebenarnya, menyingkap, bukan menambah hiasan. Roh tidak menambahkan kemuliaan kepada Yesus seolah-olah Yesus kurang; Ia membuat kemuliaan yang sudah ada menjadi terlihat oleh mata yang selama ini buta. Dan perhatikan arah gerakannya: menerima, lalu memberitahukan. Di dalam Allah sendiri tidak ada penimbunan. Bapa memberi kepada Anak, Anak membagikan kepada Roh, Roh menyerahkan kepada murid-murid yang sebentar lagi akan tercerai-berai. Kita biasa berpikir bahwa mengenal Allah adalah hasil usaha kita mendaki. Ayat ini berkata sebaliknya: pengenalan itu diturunkan, diantar, diserahkan ke tangan kita oleh Allah yang tidak pernah berhenti memberi.

Benang Merah

Sepanjang Perjanjian Lama, pengenalan akan Allah selalu datang sebagai pemberian yang diantarkan: firman kepada para nabi, Taurat di Sinai, janji kepada Abraham yang tidak ia cari. Manusia tidak pernah menemukan Allah dengan menaiki tangga; Allah yang turun. Di Yoel ada janji bahwa Roh akan dicurahkan ke atas semua manusia, bukan hanya atas nabi dan raja, dan janji itulah yang kini Yesus letakkan di tangan dua belas orang yang gemetar. Tetapi ada yang baru di sini. Roh yang dicurahkan itu tidak membawa penglihatan lepas atau wahyu yang berdiri sendiri; Ia terikat pada seorang Pribadi. Seluruh sejarah penyataan menyempit menjadi satu wajah, dan sejak Pentakosta Roh tidak pernah lagi berbicara di luar wajah itu. Penyataan tidak berhenti; ia berpusat.

Cermin

Kalimat ini melucuti dua hal sekaligus. Pertama, kerinduan kita akan sesuatu yang lebih dari Kristus: pengalaman rohani yang lebih dahsyat, bimbingan yang lebih spesifik tentang pekerjaan atau jodoh atau penyakit yang tidak kunjung pergi. Roh memang membimbing, tetapi Ia selalu membimbing kembali kepada Yesus, bukan melewati-Nya. Kedua, cara kita bekerja. Roh menggambarkan diri-Nya sebagai yang menerima lalu meneruskan, tanpa menyorot diri. Berapa banyak dari pelayanan kita, rapat majelis, unggahan renungan, cara kita memimpin kelompok, yang diam-diam menyorot diri sendiri? Yang paling ilahi dalam ayat ini justru adalah penolakan untuk tampil. Hari ini, bacalah ayat ini dengan suara keras, lalu diamlah satu menit penuh dan ucapkan satu kalimat saja kepada Roh Kudus: "Ambillah dari milik Kristus dan beritahukanlah kepadaku."

Konteks

Malam sebelum penyaliban, di sebuah ruangan atas di Yerusalem yang sedang penuh peziarah Paskah. Kota itu diduduki, para pemimpin agama sedang mengatur siasat, dan di ayat 2 Yesus baru saja mengatakan bahwa murid-murid-Nya akan diusir dari sinagoge. Bagi orang Yahudi abad pertama, itu bukan soal pindah gereja; sinagoge adalah pusat identitas, keluarga, dan tempat berdiri di tengah masyarakat. Mereka akan kehilangan guru mereka dalam beberapa jam dan kehilangan rumah sosial mereka tak lama kemudian. Dalam dunia rabi-murid, kematian seorang guru berarti berakhirnya aliran pengajaran. Di tengah ancaman keterputusan total itulah Yesus berkata bahwa pengajaran-Nya justru akan terus mengalir, bukan dari ingatan mereka yang rapuh, melainkan dari Roh yang mengambil langsung dari Dia.

Pertanyaan

Lalu bagaimana saya tahu bahwa yang saya dengar itu Roh, dan bukan suara keinginan saya sendiri? Ayat ini memberi ukuran, tetapi bukan mekanisme. Ukurannya jelas: apa pun yang tidak diambil dari Kristus dan tidak memuliakan Kristus, betapapun hangat rasanya, bukan dari Roh. Tetapi ukuran itu tidak menghapus kekaburan, sebab kita sanggup memakai nama Yesus untuk membenarkan hampir apa saja. Yesus tidak memberi para murid sistem verifikasi. Ia memberi mereka janji, dan membiarkan mereka hidup di dalamnya dengan segala risikonya. Mungkin itulah bentuk kepercayaan yang Ia maksud: bukan kepastian yang bisa diperiksa, melainkan kesediaan untuk terus diuji oleh Kristus yang sudah dikenal, sambil menerima bahwa sebagian besar pembimbingan Roh baru terbaca jauh di belakang, bukan saat sedang terjadi.

Detail

Perhatikan kata terakhir: "kepadamu". Dalam bahasa aslinya bentuknya jamak, dan sepanjang pasal ini selalu jamak. Roh tidak digambarkan membisikkan rahasia pribadi ke telinga satu orang terpilih, melainkan memberitahukan kepada sekelompok orang yang justru akan tercerai-berai beberapa jam lagi, masing-masing pulang ke tempat asalnya sendiri. Janji ini diberikan kepada sebuah komunitas yang sedang hancur, bukan kepada individu yang sedang kuat. Itu menggeser cara kita mencari bimbingan. Yang diterima Roh dari Kristus diserahkan di tengah orang-orang yang saling mendengar, saling mengoreksi, saling mengingatkan akan apa yang pernah dikatakan Yesus. Kemuliaan Kristus jarang tersingkap pada orang yang menyendiri dengan tafsirannya sendiri. Ia tersingkap di antara.

Refleksi

Kapan terakhir kali Anda menyadari bahwa sesuatu yang Anda cari dari Allah sebenarnya adalah sesuatu yang lebih dari Kristus, bukan Kristus sendiri?

Jika Roh bekerja dengan menerima lalu meneruskan tanpa menyorot diri, bagian mana dari hidup dan pelayanan Anda yang paling sulit dilepaskan dari sorotan itu?

Bagikan penjelasan ini

Bantu sebarkan Injil. Kirim penjelasan ini kepada seseorang yang dapat dikuatkan olehnya.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan yang sering diajukan tentang John 16:14

Jawaban singkat untuk pertanyaan paling umum tentang bagian Alkitab ini.

Apa arti YOHANES 16:14?
Di tengah percakapan terakhir sebelum Getsemani, Yesus menjelaskan apa yang akan dikerjakan Roh Kudus ketika Ia datang: Roh itu akan memuliakan Yesus. Dan cara Roh melakukannya dijelaskan dengan satu kalimat yang hampir terdengar seperti rumus: "Dia akan memuliakan Aku karena Dia akan menerima yang Aku terima, dan akan memberitahukannya kepadamu.
Tentang apakah YOHANES 16:14?
Sepanjang Perjanjian Lama, pengenalan akan Allah selalu datang sebagai pemberian yang diantarkan: firman kepada para nabi, Taurat di Sinai, janji kepada Abraham yang tidak ia cari. Manusia tidak pernah menemukan Allah dengan menaiki tangga; Allah yang turun.
Apa konteks historis dari YOHANES 16:14?
Malam sebelum penyaliban, di sebuah ruangan atas di Yerusalem yang sedang penuh peziarah Paskah. Kota itu diduduki, para pemimpin agama sedang mengatur siasat, dan di ayat 2 Yesus baru saja mengatakan bahwa murid-murid-Nya akan diusir dari sinagoge. Bagi orang Yahudi abad pertama, itu bukan soal pindah gereja; sinagoge adalah pusat identitas, keluarga, dan tempat berdiri di tengah masyarakat.
Apa yang YOHANES 16:14 ajarkan tentang karakter Tuhan?
Perhatikan kata terakhir: "kepadamu". Dalam bahasa aslinya bentuknya jamak, dan sepanjang pasal ini selalu jamak. Roh tidak digambarkan membisikkan rahasia pribadi ke telinga satu orang terpilih, melainkan memberitahukan kepada sekelompok orang yang justru akan tercerai-berai beberapa jam lagi, masing-masing pulang ke tempat asalnya sendiri.
Bagaimana YOHANES 16:14 masih relevan hari ini?
Jika Roh bekerja dengan menerima lalu meneruskan tanpa menyorot diri, bagian mana dari hidup dan pelayanan Anda yang paling sulit dilepaskan dari sorotan itu?
Terwujud berkat para mitra kami

Yang dibagikan komunitas tentang John 16

Wawasan, doa, dan ucapan syukur dari para pembaca dan tim redaksi untuk bagian ini.

Wawasan Editorial pada ayat 28

Aku keluar dari Bapa dan telah datang ke dalam dunia; sekarang Aku meninggalkan dunia dan pergi kepada Bapa." Seluruh hidup Yesus muat dalam satu kalimat: dari Bapa, kembali kepada Bapa. Dan di antara keduanya ada dunia ini, ada kamu. Dia tidak terdampar di sini, Dia memilih datang. Lalu Dia pulang sambil membuka jalan, supaya kamu tahu ke mana arah langkahmu.

Doa Editorial pada ayat 20

Tuhan, ada hari-hari ketika air mata datang lebih cepat daripada jawaban. Aku tidak tahu kapan dukaku akan berubah, tapi Engkau berjanji bahwa itu akan terjadi. Tolong aku memercayai janji itu, bahkan ketika hatiku masih berat hari ini.

Syukur Editorial pada ayat 24

Terima kasih, Yesus, karena Engkau memberi kami hak untuk meminta dalam nama-Mu. Bukan sekadar memberi apa yang kami butuhkan, Engkau mau sukacita kami menjadi penuh. Syukur untuk doa-doa yang Kaujawab dan untuk kegembiraan yang lahir darinya.

Wawasan Editorial pada ayat 30

Sekarang, kami tahu bahwa Engkau mengetahui segala sesuatu dan tidak perlu seseorang bertanya kepada-Mu." Murid-murid berkata begitu karena Yesus menjawab pertanyaan yang belum sempat mereka ucapkan. Dia membaca isi hati mereka. Beberapa jam lagi mereka akan lari meninggalkan-Nya, dan itu pun sudah Dia ketahui. Namun Dia tetap tidak menarik kasih-Nya. Apa pertanyaan yang belum berani kaukatakan kepada-Nya hari ini?

Jelajahi bagian ini pada tingkat yang berbeda

Pemula, teolog, atau panjang bacaan yang berbeda? Sesuaikan pengaturan dan buat versi Anda sendiri.

Buka di alat studi