EZRA 10
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Bangsa Israel baru pulang dari pembuangan di Babel. Mereka sudah kembali ke Yerusalem untuk membangun kembali Bait Allah dan hidup sebagai umat Tuhan lagi. Tetapi ada masalah besar. Banyak orang, termasuk beberapa imam dan orang Lewi, telah menikah dengan perempuan dari bangsa-bangsa lain yang menyembah berhala. Ini bukan soal asal negara, tetapi soal ibadah. Pernikahan itu membuat mereka perlahan-lahan ikut menyembah allah lain dan melupakan Tuhan.
Ezra, seorang imam yang sangat mengenal Taurat, mendengar hal ini. Ia begitu sedih sampai ia berdoa, mengaku dosa umat, menangis, dan menjatuhkan dirinya di depan Bait Allah. Orang-orang yang melihatnya ikut menangis dengan suara keras. Lalu seorang bernama Sekhanya berbicara. Ia mengakui, "Kami telah berbuat tidak setia kepada Allah kita." Tetapi ia juga berkata bahwa masih ada harapan. Ia mengusulkan agar umat berjanji kepada Tuhan untuk berpisah dari istri-istri asing itu, sesuai Hukum Taurat.
Ezra memanggil semua orang berkumpul di Yerusalem. Mereka datang, duduk di halaman Bait Allah sambil gemetar, baik karena beratnya perkara ini maupun karena hujan lebat yang turun saat itu. Ezra berbicara tegas, meminta mereka mengaku dosa dan memisahkan diri dari istri-istri asing itu. Umat menjawab, "Ya, benar!" tetapi mereka juga meminta waktu, karena ini pekerjaan besar yang tidak bisa selesai dalam satu dua hari. Maka dibentuklah tim pemimpin yang memeriksa setiap keluarga satu per satu, selama beberapa bulan. Di akhir bab, ada daftar panjang nama-nama orang, termasuk beberapa imam, yang ternyata memang menikah dengan perempuan asing itu.
Apa Artinya Ini?
Bab ini terasa berat, dan memang begitu. Ini bukan cerita tentang pahlawan yang gagah. Ini cerita tentang umat Tuhan yang sadar bahwa mereka salah, dan berusaha memperbaikinya dengan susah payah. Kata "perjanjian" muncul di sini. Perjanjian adalah ikatan setia antara Tuhan dan umat-Nya, semacam janji yang mengikat keduanya. Umat Israel sudah berulang kali melanggar perjanjian itu. Tetapi menariknya, Ezra tidak hanya marah. Ia menangis dan berdoa lebih dulu, sebelum ia berbicara keras kepada umat. Ia ikut merasakan beban dosa itu, bukan hanya menuduh dari jauh.
Teks ini juga jujur tentang betapa sulitnya berbalik dari kesalahan. Umat setuju untuk berubah, tetapi mereka juga berkata jujur bahwa ini butuh waktu, bukan perkara semalam. Alkitab tidak menyembunyikan bahwa proses ini panjang dan menyakitkan, apalagi karena menyangkut keluarga, istri, dan anak-anak. Tidak dijelaskan bagaimana perasaan para istri dan anak-anak itu sendiri. Alkitab diam soal itu, dan kita boleh mengakui bahwa ini bagian yang berat dan tidak mudah dimengerti.
Benang Merah
Sepanjang Alkitab, Tuhan terus setia pada perjanjian-Nya meskipun umat-Nya sering tidak setia. Ezra 10 menunjukkan umat yang berusaha kembali kepada Tuhan dengan sungguh-sungguh, meski dengan cara yang keras dan menyakitkan. Bertahun-tahun kemudian, Tuhan sendiri datang dalam Yesus Kristus, bukan untuk menuntut umat-Nya membersihkan diri sendiri dulu, tetapi untuk membersihkan mereka dari dalam. Yesus tidak pernah menyuruh orang mengusir keluarganya supaya layak di hadapan Allah. Ia justru mendekati orang yang penuh kesalahan dan mengampuni mereka. Ezra menunjukkan betapa dalamnya dosa bisa merusak, dan betapa perlunya penebusan yang sejati, penebusan yang baru datang penuh lewat Yesus.
Untukmu
Kadang kamu juga sadar bahwa kamu sudah membuat pilihan yang salah, dan memperbaikinya tidak mudah atau cepat. Mungkin itu soal kebiasaan, pertemanan, atau kejujuran. Ezra mengajarkan bahwa langkah pertama bukan mencari alasan, tetapi mengaku dengan jujur di hadapan Tuhan, seperti Sekhanya yang berkata, "Kami telah berbuat tidak setia." Setelah itu, perlu keberanian untuk benar-benar berubah, meski itu perlahan dan berat. Tuhan tidak mengharapkan kamu sempurna dalam sehari, tetapi Ia mengharapkan hatimu jujur dan mau kembali kepada-Nya.
Yuk, Diskusikan
Menurutmu, mengapa Ezra menangis dan berdoa dulu, sebelum ia berbicara tegas kepada umat?
Bagian mana dari cerita ini menurutmu paling sulit dimengerti, dan mengapa?
Berdoa Bersama
Tuhan, kadang kami juga tahu bahwa pilihan kami salah, tetapi sulit untuk berubah. Ajari kami untuk jujur seperti umat Israel, mengaku salah kami kepada-Mu. Berikan kami keberanian untuk kembali kepada-Mu, langkah demi langkah, dan tunjukkan kasih-Mu yang tidak pernah berhenti mengampuni. Dalam nama Yesus, amin.
Pertanyaan tentang EZRA 10
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah EZRA 10?
Apa yang dikatakan EZRA 10?
Apa yang EZRA 10 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari EZRA 10?
Mengapa EZRA 10 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Dari keturunan Imer: Hanani dan Zebaja." Dua nama saja, terselip dalam daftar panjang orang yang harus membereskan hidupnya. Mereka imam, justru orang yang paling tahu Firman, tapi tetap jatuh. Yang menyentuh, nama mereka tidak disembunyikan. Pertobatan sejati berani ditulis terang-terangan. Kau masih ingin bersembunyi?
Azareel, Selemya, Semarya," begitu saja tertulis di Ezra 10:41. Tiga nama di tengah daftar panjang orang yang mengakui dosanya. Tidak ada cerita, tidak ada pembelaan. Tetapi Allah membiarkan nama mereka tercatat, bukan untuk mempermalukan, melainkan karena pertobatan tidak pernah terjadi secara anonim. Beranikah namamu ditulis di situ?
Daftar itu dimulai dari para imam. "Di antara keturunan para imam, didapati orang-orang yang telah memperistri perempuan-perempuan asing." Bukan dari orang biasa, tetapi dari mereka yang paling dekat dengan mezbah. Pelayanan tidak membuat siapa pun kebal terhadap kompromi. Justru yang paling sering menyebut nama Tuhan bisa paling lupa mendengarkan-Nya. Di mana kau merasa terlalu berpengalaman untuk jatuh?
Dari keturunan Hasum: Matnai, Matata, Zabad, Elifelet, Yeremai, Manasye, dan Simei." Sekilas hanya deretan nama. Tetapi ini daftar orang yang mengakui dosanya secara terbuka, satu per satu, tanpa sembunyi di balik keramaian. Pertobatan sejati selalu punya nama. Beranikah kamu menulis namamu sendiri di sana hari ini?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak