Untuk anak usia 6 sampai 12 tahun

YESAYA 9

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (6-12)

Alkitab

Penjelasan

Bayangkan sebuah negeri yang gelap. Bukan gelap karena malam, tapi gelap karena sedih. Orang-orang di sana dahulu dijajah, dipaksa memikul beban berat seperti lembu yang dipasangi kuk di lehernya. Mereka capek, takut, dan sedih setiap hari.

Tapi Nabi Yesaya berkata, kegelapan itu tidak akan selamanya. "Bangsa yang berjalan dalam kegelapan, telah melihat terang yang besar," tulisnya. Terang itu datang atas Galilea, tempat yang dahulu dipandang rendah orang.

Lalu beban berat itu, kuk yang menekan bahu mereka, dipatahkan oleh Tuhan sendiri. Seperti dahulu kala, ketika Tuhan membebaskan umat-Nya dari bangsa Midian yang menindas. Sepatu bot pasukan yang dulu berderap mengerikan, dan jubah yang berlumuran darah karena perang, akan dibakar habis. Tidak perlu perang lagi.

Lalu datanglah kabar yang paling indah. "Seorang anak telah lahir bagi kita, seorang putra telah dikaruniakan bagi kita." Bukan anak biasa. Pemerintahan akan ada di bahu-Nya yang kecil itu. Nama-Nya disebut Penasihat Ajaib, Allah Yang Mahakuasa, Bapa Yang Kekal, Raja Damai. Kerajaan-Nya akan berdiri dengan adil dan benar, dan tidak akan pernah berakhir.

Sayangnya, tidak semua orang mau mendengarkan. Orang Efraim dan Samaria malah sombong. Tembok mereka runtuh, tapi mereka berkata congkak, "Kami akan bangun lagi, lebih bagus dari sebelumnya." Mereka tidak mau kembali kepada Tuhan yang sudah menegur mereka. Akibatnya, musuh datang dari segala arah, dan negeri itu terbakar seperti hutan kering. Bahkan saudara melawan saudara, Manasye melawan Efraim. Sangat menyedihkan.

Apa Artinya Ini?

Yesaya mau anak-anak dan orang dewasa tahu satu hal penting: Tuhan tidak membiarkan umat-Nya tenggelam dalam gelap selamanya. Di tengah kesusahan yang paling berat, Tuhan berjanji mengirim terang, seorang Raja kecil yang akan membawa damai sejati.

Tapi Yesaya juga jujur, kalau manusia sombong dan tidak mau kembali kepada Tuhan, akibatnya buruk. Bukan karena Tuhan jahat, tapi karena dosa membawa kehancuran sendiri. Seperti api yang membakar semak berduri, dosa yang dibiarkan terus akan melahap semuanya.

Benang Merah

Anak yang dijanjikan ini, yang disebut Raja Damai, adalah Tuhan Yesus Kristus. Ratusan tahun setelah Yesaya menulis ini, Yesus lahir di Betlehem. Dia datang justru ke daerah Galilea, tempat yang dahulu gelap dan dipandang rendah. Dia membawa terang yang sesungguhnya, menyembuhkan orang sakit, mengampuni dosa, dan mematahkan kuk yang paling berat, yaitu dosa dan maut. Kerajaan-Nya tidak akan pernah berakhir, karena Dia adalah Raja selama-lamanya.

Untukmu

Mungkin kadang kamu merasa seperti berjalan dalam gelap. Takut, sedih, atau bingung. Ingatlah, Tuhan Yesus adalah terang yang besar itu. Kamu bisa datang kepada-Nya lewat doa, kapan saja, siang atau malam.

Kamu juga bisa belajar dari bangsa yang sombong tadi. Kalau kamu salah, jangan sok hebat dan berkata "aku bisa perbaiki sendiri." Lebih baik datang kepada Tuhan, minta maaf, dan minta tolong. Itu lebih berani daripada sombong.

Mari Bicarakan

Kalau kamu bisa memberi satu nama untuk Raja Damai itu, nama apa yang kamu pilih, dan kenapa?

Pernahkah kamu merasa seperti berjalan dalam gelap? Apa yang membuatmu merasa terang datang lagi?

Berdoa Bersama

Tuhan Yesus, terima kasih karena Engkau adalah terang yang besar bagi kami. Kalau hati kami gelap atau takut, ingatkan kami bahwa Engkau Raja Damai yang selalu dekat. Tolong kami untuk tidak sombong, tapi selalu datang kepada-Mu. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang YESAYA 9

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah YESAYA 9?
Bayangkan sebuah negeri yang gelap. Bukan gelap karena malam, tapi gelap karena sedih. Orang-orang di sana dahulu dijajah, dipaksa memikul beban berat seperti lembu yang dipasangi kuk di lehernya. Mereka capek, takut, dan sedih setiap hari.
Apa yang dikatakan YESAYA 9?
Lalu beban berat itu, kuk yang menekan bahu mereka, dipatahkan oleh Tuhan sendiri. Seperti dahulu kala, ketika Tuhan membebaskan umat-Nya dari bangsa Midian yang menindas. Sepatu bot pasukan yang dulu berderap mengerikan, dan jubah yang berlumuran darah karena perang, akan dibakar habis.
Apa yang YESAYA 9 ajarkan tentang Tuhan?
Sayangnya, tidak semua orang mau mendengarkan. Orang Efraim dan Samaria malah sombong. Tembok mereka runtuh, tapi mereka berkata congkak, "Kami akan bangun lagi, lebih bagus dari sebelumnya." Mereka tidak mau kembali kepada Tuhan yang sudah menegur mereka. Akibatnya, musuh datang dari segala arah, dan negeri itu terbakar seperti hutan kering.
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YESAYA 9?
Tapi Yesaya juga jujur, kalau manusia sombong dan tidak mau kembali kepada Tuhan, akibatnya buruk. Bukan karena Tuhan jahat, tapi karena dosa membawa kehancuran sendiri. Seperti api yang membakar semak berduri, dosa yang dibiarkan terus akan melahap semuanya.
Mengapa YESAYA 9 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Mungkin kadang kamu merasa seperti berjalan dalam gelap. Takut, sedih, atau bingung. Ingatlah, Tuhan Yesus adalah terang yang besar itu. Kamu bisa datang kepada-Nya lewat doa, kapan saja, siang atau malam.

Mencari kelompok usia yang lain?

Kami juga punya versi khusus untuk balita (usia 3-5) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak