Untuk anak usia 3 sampai 5 tahun

ESTER 1

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan anak prasekolah (usia 3-5)

Alkitab

Penjelasan

Dahulu kala, ada raja besar. Namanya Raja Ahasyweros. Istananya sangat besar. Sangat indah.

Raja itu membuat pesta. Pesta yang sangat lama. Berhari-hari, sampai berbulan-bulan!

Lalu raja membuat pesta lagi. Pesta besar di taman istana. Ada tirai putih dan ungu. Ada piring emas berkilauan. Ada minuman manis dalam gelas emas. Semua orang boleh datang. Orang besar, orang kecil, semua boleh makan.

Ratu Wasti juga punya pesta sendiri. Untuk para perempuan di istana.

Raja senang sekali waktu itu. Hatinya riang karena anggur. Dia ingin semua orang melihat ratunya. "Suruh Ratu Wasti datang," kata raja. "Pakai mahkota yang indah."

Tapi Ratu Wasti berkata, "Tidak. Aku tidak mau datang."

Raja terkejut. Raja marah. Sangat marah! Wajahnya merah. Hatinya panas seperti api.

Apa Artinya Ini?

Raja tidak tahu harus berbuat apa. Dia bertanya kepada orang-orang pintar di istananya.

Salah satu dari mereka, namanya Memukan, berkata, "Buatlah peraturan baru. Ratu Wasti tidak boleh datang menghadap raja lagi."

Raja mendengarkan. Raja setuju. Lalu dia mengirim surat ke mana-mana. Ke semua negeri yang jauh. Supaya semua orang tahu peraturan baru itu.

Begitu besar kuasa raja ini. Dia bisa membuat pesta untuk semua orang. Dia bisa mengirim surat ke seluruh dunia. Tapi lihat, dia tidak bisa membuat ratunya mau datang. Raja yang begitu besar, ternyata tidak bisa mengatur hati orang.

Benang Merah

Di cerita ini, nama Tuhan tidak disebut. Tidak sekali pun.

Tapi Tuhan tetap ada. Dia melihat semuanya. Dia melihat pesta yang ramai. Dia melihat raja yang marah. Dia melihat Ratu Wasti yang berani berkata tidak.

Tuhan sedang diam-diam menyiapkan sesuatu. Sesuatu yang indah, yang akan terjadi nanti. Seperti Tuhan selalu bekerja, walau kita tidak selalu melihat-Nya. Sama seperti Dia mengirim Yesus, diam-diam, di tempat yang kecil, untuk menolong banyak orang.

Untukmu

Raja itu punya istana yang besar sekali. Tapi rumahmu, sekecil apa pun, juga penting bagi Tuhan.

Tuhan melihatmu, sama seperti Dia melihat semua yang terjadi di istana raja. Waktu kamu main, waktu kamu makan, waktu kamu tidur. Tuhan ada di situ juga.

Bahas Bersama

Menurutmu, kenapa raja begitu marah waktu Ratu Wasti berkata tidak?

Siapa yang selalu melihat kita, walau kita tidak melihat Dia?

Berdoa Bersama

Tuhan, terima kasih Engkau selalu melihatku. Walau aku tidak selalu melihat-Mu, Engkau tetap dekat. Jagalah aku hari ini. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang ESTER 1

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah ESTER 1?
Lalu raja membuat pesta lagi. Pesta besar di taman istana. Ada tirai putih dan ungu. Ada piring emas berkilauan. Ada minuman manis dalam gelas emas. Semua orang boleh datang. Orang besar, orang kecil, semua boleh makan.
Apa yang dikatakan ESTER 1?
Salah satu dari mereka, namanya Memukan, berkata, "Buatlah peraturan baru. Ratu Wasti tidak boleh datang menghadap raja lagi."
Apa yang ESTER 1 ajarkan tentang Tuhan?
Begitu besar kuasa raja ini. Dia bisa membuat pesta untuk semua orang. Dia bisa mengirim surat ke seluruh dunia. Tapi lihat, dia tidak bisa membuat ratunya mau datang. Raja yang begitu besar, ternyata tidak bisa mengatur hati orang.
Apa yang dapat dipelajari balita dari ESTER 1?
Tuhan sedang diam-diam menyiapkan sesuatu. Sesuatu yang indah, yang akan terjadi nanti. Seperti Tuhan selalu bekerja, walau kita tidak selalu melihat-Nya. Sama seperti Dia mengirim Yesus, diam-diam, di tempat yang kecil, untuk menolong banyak orang.
Mengapa ESTER 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Tuhan, terima kasih Engkau selalu melihatku. Walau aku tidak selalu melihat-Mu, Engkau tetap dekat. Jagalah aku hari ini. Amin.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 2

Pada waktu itu, ketika Raja Ahasyweros duduk di atas takhta kerajaannya yang ada di puri Susan." Terdengar kokoh, tak tergoyahkan. Namun raja yang sama nanti terbaring tak bisa tidur, dan justru lewat malam gelisah itu Allah menyelamatkan umat-Nya. Takhta manusia terlihat megah, tetapi bukan di sana sejarah ditentukan. Di mana kamu menaruh rasa amanmu hari ini?

Wawasan Editorial pada ayat 18

Lihat betapa cepatnya ketakutan membesar. Satu penolakan Ratu Wasti, dan para pembesar sudah membayangkan seluruh kerajaan runtuh: "akan ada penghinaan dan kemarahan yang tidak terhingga." Kuasa yang dipegang dengan rasa takut memang selalu rapuh. Apa yang kamu genggam begitu erat karena takut kehilangan kendali?

Wawasan Editorial pada ayat 3

Raja Ahasyweros mengumpulkan "semua pejabat dan pegawainya", pasukan Persia dan Media, para bangsawan, semua dikumpulkan untuk menyaksikan kebesarannya. Kuasa yang harus dipamerkan sebenarnya kuasa yang rapuh. Dan di seluruh kitab ini, nama Allah tak pernah disebut sekali pun, tetapi Dia yang pada akhirnya mengatur segalanya. Kamu tak perlu pesta 180 hari untuk membuktikan dirimu berharga.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (6-12) dan remaja (13 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak