NAHUM 1
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)
Penjelasan
Langit menjadi gelap. Sangat gelap, seperti malam. Angin bertiup kencang, "wuuus… wuuus!" Badai besar sedang datang.
Ada seorang bernama Nahum. Ia melihat sesuatu dari Tuhan. Lalu ia menuliskan semuanya.
Tuhan berjalan di dalam angin itu. Awan tebal berputar-putar di sekitar-Nya. Awan itu seperti debu di kaki-Nya. Kaki-Nya sangat besar dan kuat.
Tuhan menghardik laut yang luas. Laut itu langsung menjadi kering. Sungai-sungai besar pun menjadi kering. Gunung-gunung tinggi berguncang di hadapan-Nya. Bukit-bukit meleleh, seperti lilin di dekat api. Bumi menjadi sunyi sekali. Tidak ada suara, karena Tuhan begitu kuat.
Tidak ada yang bisa berdiri di depan-Nya. Tidak raja, tidak tentara, tidak satu pun. Semua diam. Semua menunduk.
Apa Artinya Ini?
Tuhan itu sangat, sangat kuat. Lebih kuat dari badai paling besar. Lebih kuat dari gunung yang paling tinggi.
Tapi ada orang-orang yang jahat. Mereka menyakiti orang-orang yang lemah. Tuhan tidak suka itu, sama sekali. Ia marah, seperti api yang menyala-nyala.
Namun, dengarkan ini baik-baik. Tuhan itu juga sangat baik. Ia sabar, dan Ia sayang. Ia seperti tempat berlindung yang hangat. Tempat aman, saat hujan turun dan angin mengaum. Ia mengenal setiap orang yang berlari kepada-Nya. Ia tahu nama mereka, satu demi satu. Ia memeluk mereka, seperti memeluk anak kecil. Tuhan ingin semua orang berlari kepada-Nya.
Benang Merah
Niniwe adalah kota besar, penuh orang. Mereka tidak mau mendengar Tuhan. Mereka memikirkan hal-hal buruk. Mereka membuat orang lain menderita dan takut. Seperti memasang kayu berat di leher. Dan tali yang mengikat kuat.
Tapi Tuhan berkata, "Aku akan meremukkan kayu itu. Aku akan memutuskan semua talinya." Tuhan membebaskan orang-orang-Nya yang tertindas.
Lalu, lihatlah! Di atas gunung, ada orang berlari. Ia berlari cepat sekali, membawa kabar baik. Ia berteriak dengan suara nyaring, "Damai sejahtera sudah datang!" Semua orang boleh bersukacita sekarang. Mereka boleh merayakan, karena Tuhan sudah menolong.
Kabar baik itu terus berjalan, sampai hari ini. Kelak, Yesus Kristus juga datang membawa kabar baik. Kabar tentang damai, untuk semua orang yang datang kepada-Nya.
Untukmu
Kadang kamu takut, karena gelap atau suara keras. Saat itu, kamu boleh berlari. Berlarilah kepada Tuhan, seperti berlari ke pelukan mama. Tuhan itu tempat yang aman dan hangat. Ia mengenal kamu, dengan sangat baik. Ia tahu namamu juga. Tuhan selalu ada untukmu. Kamu tidak perlu takut sendirian.
Yuk, Bicarakan
Kalau ada badai besar, ke mana kamu mau berlari?
Apa artinya Tuhan itu "tempat berlindung"?
Mari Berdoa
Tuhan, Engkau sangat kuat. Gunung pun berguncang di hadapan-Mu. Tapi Engkau juga baik dan hangat. Aku mau berlari kepada-Mu, setiap hari. Aku senang, karena Engkau menyayangiku. Lindungi aku, ya Tuhan. Amin.
Pertanyaan tentang NAHUM 1
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah NAHUM 1?
Apa yang dikatakan NAHUM 1?
Apa yang NAHUM 1 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari balita dari NAHUM 1?
Mengapa NAHUM 1 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
TUHAN adalah Allah yang cemburu dan pembalas," kalimat ini terasa menakutkan sampai kamu ingat kepada siapa ia diucapkan: Niniwe, kota yang menumpuk kekejaman atas bangsa-bangsa kecil. Allah yang tidak pernah marah berarti Allah yang tidak peduli pada darah yang tertumpah. Luka yang kamu kira tak ada yang lihat, Dia catat.
Kaki yang berdebu, napas terengah di punggung bukit, lalu suaranya terdengar: musuh itu sudah tidak ada lagi. Nahum menulis untuk orang yang bertahun-tahun hidup dengan rasa takut. Lalu datang perintah yang lembut: "Rayakanlah hari-hari rayamu, hai Yehuda, bayarlah nazarmu!" Ibadah yang sempat beku boleh hidup kembali. Adakah janji yang kautunda karena takutmu dulu?
Ucapan ilahi tentang Niniwe. Kitab penglihatan Nahum, orang Elkosh." Nama Nahum berarti penghiburan. Dan kitab ini dibuka dengan kota penindas yang kejam. Bagi umat yang tertindas, kabar bahwa Allah melihat Niniwe adalah pelukan. Penderitaanmu tidak luput dari mata-Nya. Dia tahu nama kotamu, dan nama orang yang melukaimu.
Perhatikan di mana penghakiman itu jatuh: tepat di rumah ibadah Niniwe. "Dari rumah dewa-dewamu, Aku akan melenyapkan patung pahatan dan patung tuangan." Tempat yang mereka anggap paling aman justru menjadi tempat mereka runtuh. Apa yang kamu pegang sebagai jaminan hidupmu hari ini? Kalau itu bukan Tuhan, suatu saat ia tidak akan sanggup memegangmu kembali.
Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?
Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak