EZRA 6
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (12 tahun ke atas)
Penjelasan
Cerita di pasal ini dimulai dengan sesuatu yang terdengar birokratis, arsip lama digali di gudang kerajaan Babel dan Media. Tapi jangan salah, ini bukan detail sepele. Orang-orang Yahudi yang pulang dari pembuangan sedang membangun kembali Bait Allah, dan musuh-musuh mereka menuduh mereka melakukan pemberontakan. Raja Darius, yang berkuasa waktu itu, tidak asal percaya tuduhan itu. Ia menyuruh orang mencari bukti. Dan bukti itu ditemukan: gulungan yang berisi perintah Raja Koresh bertahun-tahun sebelumnya, yang justru memerintahkan supaya Bait itu dibangun kembali, lengkap dengan ukurannya, dan bahkan biayanya dibayar dari kas kerajaan sendiri.
Darius tidak berhenti di situ. Ia menegaskan ulang perintah itu, memerintahkan gubernur Tatnai dan rekan-rekannya untuk berhenti mengganggu, bahkan menyediakan dana dan bahan kurban dari pajak kerajaan supaya para imam bisa terus mempersembahkan kurban bagi Allah semesta langit dan mendoakan raja. Ia menutup dengan ancaman keras bagi siapa pun yang berani mengubah keputusan ini.
Hasilnya, pembangunan berjalan lancar. Bukan hanya karena perintah raja, tapi karena nubuat dua nabi, Hagai dan Zakharia, yang terus menyemangati umat untuk bekerja. Bait itu selesai empat tahun kemudian. Lalu ada perayaan besar, penahbisan Bait dengan ratusan kurban, dan setelah itu perayaan Paskah yang dirayakan dengan sukacita oleh orang-orang yang pulang dari pembuangan dan siapa pun yang memisahkan diri dari kenajisan bangsa-bangsa lain untuk mencari TUHAN.
Apa Artinya Ini?
Ada satu hal yang mudah terlewat dari cerita ini: Allah bekerja lewat jalur-jalur yang sama sekali tidak religius. Raja Darius bukan orang Israel. Ia tidak menyembah TUHAN. Tapi tangannya dipakai untuk melindungi rumah Allah, membiayainya, bahkan mengancam siapa pun yang menggagalkannya. Di ayat terakhir pasal ini tertulis jelas, TUHAN membalikkan hati raja Asyur kepada mereka. Bukan karena raja itu tiba-tiba jadi saleh, tapi karena Allah punya cara mengatur sejarah yang jauh melampaui apa yang kelihatan di permukaan.
Ini penting untuk direnungkan, terutama kalau kamu pernah merasa bahwa hidupmu, atau dunia di sekitarmu, berjalan tanpa arah, dikendalikan orang-orang yang tidak peduli pada Allah. Ezra 6 menunjukkan sebaliknya. Kekuasaan politik, arsip pemerintah, keputusan raja kafir, semuanya bisa dipakai Allah untuk menggenapi janji-Nya. Tidak ada yang di luar jangkauan-Nya, sekalipun kelihatannya begitu sekuler dan jauh dari rohani.
Ada juga hal lain yang jujur perlu disebut. Ancaman Darius di ayat 11 itu kejam, ditusuk di atas tiang kayu dari rumahnya sendiri. Ini dunia kuno yang keras, bukan dongeng manis. Alkitab tidak menyembunyikan itu. Tapi justru di tengah kekerasan dan politik dunia yang kotor itulah Allah tetap menyelesaikan pekerjaan-Nya, memakai bahkan hal-hal yang tidak sempurna untuk mendatangkan pemulihan bagi umat-Nya.
Benang Merah
Bait Allah yang dibangun kembali ini bukan tujuan akhir cerita besar Alkitab, ia adalah bayangan dari sesuatu yang lebih besar. Bait itu adalah tempat Allah berdiam di tengah umat-Nya, tempat kurban dipersembahkan supaya dosa diampuni dan hubungan dengan Allah dipulihkan. Tapi bait dari batu dan kayu ini akhirnya akan hancur lagi. Yang dibutuhkan bukan gedung yang lebih kokoh, tapi cara yang lebih permanen bagi Allah untuk tinggal bersama manusia.
Itulah yang terjadi dalam Yesus Kristus. Injil Yohanes menyebut tubuh-Nya sendiri sebagai bait, tempat Allah sungguh-sungguh berdiam di tengah manusia. Dan ketika orang-orang di Ezra 6 merayakan Paskah setelah bait selesai dibangun, itu menunjuk ke depan pada Paskah yang sesungguhnya, ketika Anak Domba Allah yang sejati dikorbankan sekali untuk selamanya, supaya siapa pun yang percaya tidak perlu lagi mempersembahkan kurban hewan berulang-ulang. Perayaan sukacita di akhir pasal ini adalah gambaran kecil dari sukacita yang jauh lebih besar, sukacita orang-orang yang dipulihkan hubungannya dengan Allah karena karya Kristus.
Untukmu
Mungkin kamu sedang merasa hidupmu penuh urusan yang kelihatannya tidak rohani sama sekali, sekolah, keluarga yang berantakan, sistem yang tidak adil, orang-orang yang tidak peduli pada Tuhan tapi justru berkuasa atas hidupmu. Ezra 6 mengajak kamu melihat itu dengan mata yang berbeda. Allah tidak hanya bekerja lewat doa dan ibadah. Ia juga bekerja lewat arsip pemerintah, keputusan orang yang bahkan tidak mengenal-Nya, dan proses yang panjang serta berbelit.
Ini bukan alasan untuk pasif, seolah kamu tinggal duduk menunggu Allah mengatur semuanya. Umat Israel tetap bekerja keras membangun, para nabi tetap bersuara menyemangati. Iman bukan berarti berhenti berusaha, tapi tetap bekerja sambil percaya bahwa hasil akhirnya ada di tangan yang lebih besar dari dirimu sendiri. Pertanyaannya untukmu, di tengah kekacauan hidupmu sekarang ini, apakah kamu masih percaya bahwa Allah sanggup memakai hal-hal yang kelihatannya tidak ada hubungannya dengan-Nya untuk menyelesaikan rencana-Nya bagimu?
Bahas Bareng
Ceritakan satu bagian dalam hidupmu yang kelihatannya jauh dari Tuhan, mungkin sekolah, keluarga, atau masalah sosial, tapi bisakah kamu melihat kemungkinan bahwa Allah sedang bekerja lewat itu juga?
Ezra 6 menunjukkan sisi keras dari dunia kuno, ancaman kekerasan dari seorang raja. Apakah hal seperti ini membuatmu ragu pada Alkitab, atau justru membuatmu percaya bahwa Alkitab jujur tentang dunia yang nyata?
Berdoa Bersama
Tuhan, dunia yang kami lihat sering terasa kacau dan jauh dari-Mu, penuh keputusan orang yang tidak mengenal-Mu. Ajar kami percaya bahwa Engkau tetap berkuasa atas segala sesuatu, bahkan yang kelihatannya paling sekuler sekalipun. Beri kami keberanian untuk terus bekerja dan berharap, sama seperti umat-Mu dulu terus membangun sambil menantikan pertolongan-Mu. Kami bersyukur karena Engkau sudah menyediakan jalan yang lebih besar dari sekadar bait batu, yaitu Yesus Kristus sendiri. Amin.
Pertanyaan tentang EZRA 6
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah EZRA 6?
Apa yang dikatakan EZRA 6?
Apa yang EZRA 6 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari EZRA 6?
Mengapa EZRA 6 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Tatnai datang sebagai penyelidik, orang yang mempersulit pekerjaan itu. Sekarang tercatat bahwa ia dan rekan-rekannya "melaksanakannya dengan segera". Yang dulu menghambat, kini justru mempercepat. Kadang Tuhan tidak menyingkirkan orang yang menyulitkanmu, Dia mengubah perannya. Siapa Tatnai dalam hidupmu hari ini?
Sebab, para imam dan orang-orang Lewi telah mentahirkan diri mereka bersama-sama sehingga mereka semua tahir." Semua, tanpa kecuali. Tidak ada yang menunggu di pinggir. Baru sesudah itu mereka menyembelih domba Paskah bagi orang lain, dan terakhir bagi diri mereka sendiri. Melayani memang begitu: hati dibereskan dulu, lalu tangan bekerja untuk orang lain. Bagaimana denganmu hari ini?
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan usia sekolah dasar (7-12).
Buka di alat Alkitab Anak