1 YOHANES 2
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (12 tahun ke atas)
Penjelasan
Yohanes menulis surat ini sebagai orang tua yang sudah lanjut usia kepada jemaat yang sedang terguncang. Ada orang-orang yang meninggalkan mereka, membawa ajaran yang terdengar rohani tetapi menyangkal siapa Yesus sebenarnya. Yohanes tidak menulis untuk menakut-nakuti. Ia menulis supaya mereka tahu di mana mereka berdiri.
Ia mulai dengan sesuatu yang jujur: tujuannya adalah "supaya kamu jangan berbuat dosa." Itu standarnya, tanpa diskon. Tapi kalimat berikutnya langsung menangkap kita saat kita gagal: "jika ada yang berbuat dosa, kita mempunyai Pembela di hadapan Bapa, yaitu Kristus Yesus, Yang Benar itu." Bayangkan ruang pengadilan. Kamu berdiri di sana dengan catatan yang tidak bisa kamu bantah. Dan Yesus berdiri di sisimu, bukan sebagai pengacara yang memutar fakta, tetapi sebagai kurban pendamaian yang sudah membayar seluruh perkara. Bukan hanya untuk dosa kelompok kecil ini, kata Yohanes, tetapi "juga untuk dosa-dosa seluruh dunia."
Lalu Yohanes memberi alat ukur. Bagaimana kamu tahu bahwa kamu benar-benar mengenal Allah? Bukan dari perasaanmu saat menyanyi di ibadah. Bukan dari seberapa banyak ayat yang kamu hafal. Tandanya adalah ketaatan. Orang yang bilang "aku mengenal Allah" tapi hidupnya tidak peduli pada perintah-Nya, Yohanes menyebutnya penipu. Kata itu keras. Ia sengaja memilih kata yang keras.
Lalu ia mempersempit lagi. Perintah lama yang sekaligus baru itu adalah kasih. Dan ujiannya sangat konkret: orang yang mengaku hidup dalam terang tetapi membenci saudaranya, sebenarnya masih berjalan dalam kegelapan. Ia bahkan tidak tahu ke mana ia melangkah, karena kebencian membutakan mata. Kalau kamu pernah menyimpan dendam pada seseorang, kamu tahu ini benar. Kebencian mengubah cara kamu membaca segala sesuatu.
Di ayat 12 sampai 14, gaya Yohanes berubah menjadi hampir seperti puisi. Ia menyapa anak-anak, bapa-bapa, orang-orang muda. Kepada yang muda ia berkata dua kali: kamu sudah mengalahkan si jahat, kamu kuat, dan firman Allah tinggal di dalam kamu. Perhatikan urutannya. Kekuatan itu bukan karena mereka hebat, tetapi karena firman itu berdiam di dalam mereka.
Kemudian peringatan yang paling sering dipahami salah: "Janganlah mencintai dunia ini." Yohanes tidak berkata bahwa musik, sepak bola, atau makanan enak itu jahat. Ia menjelaskan sendiri apa yang ia maksud dengan "dunia": keinginan daging, keinginan mata, dan kesombongan hidup. Yaitu tubuh yang menuntut dipuaskan sekarang, mata yang selalu menginginkan yang belum dimiliki, dan ego yang ingin dilihat lebih tinggi dari orang lain. Itu adalah sistem yang menjanjikan hidup dan justru sedang lenyap. "Dunia ini sedang lenyap bersama dengan keinginannya, tetapi orang yang melakukan kehendak Allah akan hidup selama-lamanya."
Bagian terakhir berbicara tentang anti-Kristus. Yohanes memberi definisi yang mengejutkan sederhana: pembohong itu adalah dia yang menyangkal bahwa Yesus adalah Kristus. Anti-Kristus bukan terutama tokoh menyeramkan di masa depan; ia sudah ada, dalam bentuk ajaran yang memisahkan orang dari Yesus. Tetapi Yohanes tidak menutup dengan kepanikan. Ia menutup dengan satu kata yang diulang terus: tinggallah. Tinggal di dalam Dia.
Apa Artinya Ini?
Pasal ini menjawab pertanyaan yang mungkin pernah kamu tanyakan diam-diam: bagaimana aku tahu imanku ini nyata dan bukan hanya warisan keluarga atau kebiasaan?
Yohanes memberi tiga tanda, dan tidak satu pun berupa emosi. Pertama, ketaatan: apakah perintah Allah punya bobot dalam keputusanmu? Kedua, kasih: bagaimana kamu memperlakukan orang yang menjengkelkanmu? Ketiga, pengakuan: apakah Yesus bagimu benar-benar Kristus, Anak Allah, atau hanya guru moral yang inspiratif?
Yang penting: tanda-tanda ini bukan syarat supaya Allah menerima kamu. Ayat 1 dan 2 datang lebih dahulu. Pengampunan lebih dahulu, ketaatan menyusul sebagai buah. Kalau urutannya kamu balik, kamu akan hidup dalam ketakutan terus-menerus. Kalau kamu buang bagian keduanya, imanmu tinggal kata-kata.
Benang Merah
Di seluruh Kitab Suci, Allah mencari umat yang mengenal Dia dari dalam. Di Perjanjian Lama ada imam yang masuk ke tempat mahakudus dengan darah kurban, sekali setahun, mewakili orang lain. Yohanes berkata: sekarang ada Satu yang berdiri di hadapan Bapa untukmu secara permanen, dan Ia sendiri adalah kurbannya. Pembela dan kurban dalam satu Pribadi.
Dan janji-Nya disebutkan terus terang di ayat 25: hidup kekal. Bukan sebagai hadiah untuk yang berprestasi rohani, tetapi sebagai apa yang diberikan kepada orang yang tinggal di dalam Anak. Karena itu ayat 28 berkata bahwa saat Dia menyatakan diri, kita tidak perlu malu. Ada kepastian, bukan karena kita sempurna, tetapi karena kita ada di dalam Dia.
Untuk Kamu
Kalimat "keinginan mata" terasa sangat modern. Sebagian besar hidupmu online adalah mata yang melihat apa yang orang lain punya. Tubuh yang lebih bagus, keluarga yang lebih hangat, hidup yang tampak lebih menarik. Yohanes tidak berkata bahwa keinginan itu dosa besar yang menjijikkan. Ia berkata sesuatu yang lebih menusuk: semua itu sedang lenyap. Kamu sedang menghabiskan kerinduanmu pada hal yang tidak akan bertahan.
Dan perhatikan bahwa Yohanes tidak menyuruh orang-orang muda mencoba lebih keras. Ia berkata: firman Allah tinggal di dalam kamu, karena itu kamu kuat. Kekuatan datang dari kediaman, bukan dari tekad.
Tantangan: ambil satu orang yang saat ini kamu benci, atau yang lebih halus, yang kamu diamkan, yang kamu sindir di grup, yang kamu senang lihat gagal. Yohanes berkata kebencian itu membuatmu buta terhadap arah hidupmu sendiri. Minggu ini, lakukan satu hal konkret untuk orang itu. Sapa dia. Berhenti membicarakannya. Doakan namanya, dengan sungguh-sungguh, tujuh hari berturut-turut. Perhatikan apa yang berubah, bukan pada dia, tetapi padamu.
Mari Bicarakan
Kalau seseorang bertanya kepadamu, "Bagaimana kamu tahu imanmu bukan cuma kebiasaan?", jawaban apa yang jujur bisa kamu berikan berdasarkan tiga tanda dalam pasal ini?
"Keinginan mata" mana yang paling kuat menarik hidupmu sekarang, dan apa yang sebenarnya dijanjikannya kepadamu?
Berdoa Bersama
Tuhan Yesus, terima kasih Engkau berdiri di hadapan Bapa untuk aku, juga hari ini. Aku tidak selalu tahu apakah imanku sungguh atau hanya kebiasaan. Tolong biarkan firman-Mu tinggal di dalam aku, sampai hidupku mulai berubah dari dalam. Tunjukkan di mana aku menyimpan kebencian, dan berikan aku keberanian untuk mengasihi. Aku mau tinggal di dalam Engkau. Amin.
Pertanyaan tentang 1 YOHANES 2
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah 1 YOHANES 2?
Apa yang dikatakan 1 YOHANES 2?
Apa yang 1 YOHANES 2 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari 1 YOHANES 2?
Mengapa 1 YOHANES 2 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Jangan mengasihi dunia ataupun apa yang ada di dalam dunia," tulis Yohanes. Ia tidak melarangmu menikmati hidup. Ia menjaga hatimu, sebab hati hanya punya satu arah. Perhatikan apa yang pertama kali kaucari saat bangun pagi, apa yang membuatmu gelisah saat kehilangan. Di situ kasihmu sedang tinggal.
Ada nama yang dulu duduk di sebelahmu, dan sekarang kursinya kosong. Yohanes tidak memaniskannya: "Mereka keluar dari antara kita, tetapi mereka bukan dari golongan kita." Kepergian itu tidak membatalkan imanmu, hanya menyingkapkan hati mereka. Jadi berhentilah menghitung siapa yang pergi. Tanyakan yang lebih jujur: apa sebenarnya yang membuatku tinggal?
Yohanes baru saja berkata: biarlah yang kamu dengar sejak awal tetap tinggal di dalam kamu. Lalu ia menambahkan, "Dan, inilah janji yang Ia janjikan kepada kita, yaitu hidup yang kekal." Jadi hidup kekal bukan hadiah untuk orang yang menemukan ajaran baru, melainkan untuk yang bertahan pada yang lama. Apa yang paling awal kamu dengar tentang Yesus, masih tinggal di situ?
Yohanes tidak menulis untuk mengisi kepala yang kosong. "Aku menulis kepadamu bukan karena kamu tidak mengetahui kebenaran, melainkan karena kamu mengetahuinya." Ia percaya pada apa yang sudah Roh taruh di dalam mereka. Mungkin kamu juga tidak butuh informasi baru hari ini, hanya keberanian untuk hidup sesuai apa yang sudah kamu tahu benar.
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan usia sekolah dasar (7-12).
Buka di alat Alkitab Anak