LUKAS 24:16
Teks Itu
Yesus sendiri berjalan di samping dua orang yang sedang sibuk membicarakan kematian-Nya, begitu dekat sehingga langkah mereka seirama, begitu dekat sehingga suara-Nya terdengar jelas. Namun satu kalimat pendek menutup pintu itu: "Akan tetapi, mata mereka terhalang sehingga mereka tidak dapat mengenali Dia." Bukan karena Dia bersembunyi, bukan karena hari sudah gelap, bukan karena mereka tidak pernah melihat wajah-Nya sebelumnya. Ada sesuatu yang menahan penglihatan mereka, dan Lukas tidak menjelaskan apa itu. Ia hanya mencatatnya, lalu membiarkan kita berjalan bersama dua orang yang berbicara tentang Yesus kepada Yesus tanpa tahu bahwa Dia yang mendengarkan.
Intinya
Kata yang Lukas pakai untuk "terhalang" adalah ekratounto, sebuah bentuk pasif: mata mereka ditahan. Bahasa Yunani itu tidak menyebut siapa yang menahan, dan justru di situ letak ketidaknyamanannya. Apakah ini kebutaan manusia yang berduka, atau tangan Allah yang sengaja menunda? Teks membiarkan keduanya bergantung. Yang jelas: pengenalan akan Kristus yang bangkit bukan hasil ketajaman mata atau kecerdasan iman. Mereka baru melihat pada ayat 31, "Saat itu, mata mereka terbuka," dan kembali dalam bentuk pasif, sebagai pemberian. Kebangkitan bukan sesuatu yang kita temukan dengan cukup berusaha; ia disingkapkan. Dan sebelum disingkapkan, Allah sanggup berjalan sangat dekat tanpa kita tahu, tanpa Dia berhenti menjadi dekat.
Benang Merah
Alkitab memulai dengan mata yang terbuka pada saat yang salah: di Kejadian 3, Adam dan Hawa membuka mata mereka dan yang pertama mereka lihat adalah rasa malu mereka sendiri. Sejak itu penglihatan manusia terluka; kita melihat banyak hal, tetapi tidak melihat Allah. Di jalan ke Emaus pola itu dibalik. Mata ditahan, lalu dibuka oleh Dia sendiri, dan yang mereka lihat bukan ketelanjangan mereka melainkan Tuhan yang bangkit sedang memecahkan roti. Seluruh Kitab Suci, kata Yesus beberapa ayat kemudian, berbicara tentang Dia (ayat 27). Artinya: ayat 16 bukan kecelakaan dalam cerita. Ini cara Allah bekerja sepanjang sejarah keselamatan, menyembunyikan diri dalam yang biasa sampai saat Dia memilih untuk dikenali.
Cermin
Ada percakapan-percakapan di mana Yesus tampaknya tidak hadir. Kamu duduk di ruang tunggu rumah sakit dan membicarakan hasil pemeriksaan. Kamu dan suamimu menghitung ulang pengeluaran bulan ini dan tidak tahu bagaimana menutupnya. Kamu memikirkan anakmu yang berhenti ikut ke gereja. Dan seperti Kleopas, kamu berkata dalam hati: "Sebenarnya kami berharap." Harapan yang memakai bentuk lampau adalah bahasa duka. Ayat 16 tidak menyuruhmu berhenti berduka; ia hanya bersikeras bahwa ketidakhadiran yang kamu rasakan bukan ukuran kehadiran-Nya. Dia berjalan di situ, mendengar seluruh keluhanmu, belum berbicara. Hari ini: sebutkan dengan suara keras, satu kalimat saja, harapan yang sudah kamu kuburkan, lalu tambahkan, "Tuhan, Engkau ada di sini walaupun aku tidak mengenali-Mu."
Profil
Lukas menulis untuk orang-orang yang tidak pernah melihat Yesus dengan mata sendiri. Mereka bertobat karena kesaksian orang lain, hidup di kota-kota di sekitar Laut Tengah, dan kemungkinan besar sudah mulai bertanya: mengapa kami tidak mengalami apa yang dialami para rasul? Bagi mereka ayat ini adalah penghiburan yang tajam. Bahkan dua orang yang pernah berjalan bersama Yesus selama bertahun-tahun tidak mengenali Dia ketika Dia ada di depan mata mereka. Pengenalan datang lewat Kitab Suci yang dijelaskan dan roti yang dipecahkan, dua hal yang juga dimiliki jemaat Lukas setiap kali mereka berkumpul. Mereka tidak tertinggal satu generasi; mereka berada persis di tempat yang sama dengan Kleopas.
Konteks
Hari itu adalah hari Minggu, hari yang sama ketika para perempuan menemukan kubur kosong dan para rasul menyebut kesaksian mereka "omong kosong" (ayat 11). Jarak Yerusalem ke Emaus kira-kira sebelas kilometer, perjalanan sore yang cukup panjang untuk membicarakan segalanya sampai habis. Dua orang ini meninggalkan kota tempat guru mereka baru saja dieksekusi oleh penguasa yang masih berkuasa; berjalan keluar Yerusalem adalah gerakan menjauh, bukan misi. Mereka pengikut yang gerakannya baru saja dihancurkan secara publik, dan salib Romawi punya pesan yang sangat jelas: yang tergantung di sana kalah. Ke dalam kekalahan itulah Yesus melangkah, tanpa nama, tanpa wajah yang dikenal.
Pertanyaan
Mengapa Yesus tidak langsung memperlihatkan diri? Dia punya tiga jam perjalanan untuk itu dan memilih tidak. Bahkan lebih keras: jika mata mereka ditahan, maka kesedihan mereka diperpanjang dengan sengaja. Ada penjelasan yang enak didengar, bahwa mereka perlu mendengar Kitab Suci lebih dulu supaya iman mereka tidak bergantung pada penampakan. Itu mungkin benar, dan tetap tidak menghapus kenyataan bahwa selama beberapa jam Allah membiarkan dua orang yang dikasihi-Nya menangis di dekat-Nya tanpa ditolong. Lukas tidak membelanya. Kita tidak diberi alasan, hanya diberi urutan: penundaan dulu, pengenalan kemudian. Barangkali satu-satunya jawaban yang jujur adalah bahwa Dia lebih sering berjalan di samping kita daripada menjelaskan diri kepada kita, dan bahwa keduanya tidak sama, tetapi keduanya adalah kasih.
Refleksi
Di bagian hidupmu mana kamu paling merasa Yesus tidak hadir, dan apa yang berubah jika ternyata Dia sedang berjalan di sampingmu tanpa kamu kenali?
Kleopas mengenali Yesus melalui Kitab Suci yang dijelaskan dan roti yang dipecahkan. Mana dari keduanya yang paling kamu abaikan belakangan ini, dan apa langkah kecil untuk kembali ke situ minggu ini?
Pertanyaan yang sering diajukan tentang Luke 24:16
Jawaban singkat untuk pertanyaan paling umum tentang bagian Alkitab ini.
Apa arti LUKAS 24:16?
Tentang apakah LUKAS 24:16?
Apa konteks historis dari LUKAS 24:16?
Apa yang LUKAS 24:16 ajarkan tentang karakter Tuhan?
Bagaimana LUKAS 24:16 masih relevan hari ini?
Yang dibagikan komunitas tentang Luke 24
Wawasan, doa, dan ucapan syukur dari para pembaca dan tim redaksi untuk bagian ini.
Dan sesudah berkata demikian, Yesus memperlihatkan tangan dan kaki-Nya kepada mereka." Yang Ia tunjukkan bukan kemuliaan, melainkan bekas luka. Tubuh yang sudah menang itu tetap membawa tanda salib. Jadi ketika kamu takut Ia terlalu jauh untuk mengerti sakitmu, lihatlah tangan itu. Luka tidak selalu harus hilang untuk membuktikan bahwa hidup sudah menang.
Perhatikan cara mereka menceritakannya: "mereka telah melihat penampakan malaikat-malaikat, yang mengatakan bahwa Yesus hidup." Berita itu sudah ada di mulut mereka, tetapi wajah mereka tetap muram. Dan Yesus yang hidup itu sedang berjalan di samping mereka. Mungkin kau pun begitu: tahu Dia hidup, tapi belum sadar Dia dekat.
Jelajahi bagian ini pada tingkat yang berbeda
Pemula, teolog, atau panjang bacaan yang berbeda? Sesuaikan pengaturan dan buat versi Anda sendiri.
Buka di alat studi