YAKOBUS 2
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk usia sekolah dasar (7-12)
Penjelasan
Bayangkan kamu masuk ke gereja pada suatu pagi. Ada anak yang datang dengan sepatu baru dan tas mahal, dan ada anak lain yang datang dengan baju yang sudah robek sedikit di lengannya. Siapa yang kamu sambut lebih ramah? Itulah pertanyaan yang dilempar Yakobus kepada jemaat yang membaca suratnya.
Yakobus bercerita tentang dua orang yang datang ke tempat ibadah, atau sinagoge. Yang satu memakai cincin emas dan pakaian mahal. Yang lain berpakaian kotor karena miskin. Ternyata jemaat memberi kursi terbaik kepada orang kaya, tetapi menyuruh orang miskin berdiri di pojok atau duduk di lantai. Yakobus marah tentang ini. Ia bilang, itu berarti mereka menjadi hakim dengan pikiran yang jahat, padahal Allah sendiri memilih orang miskin di dunia untuk menjadi kaya dalam iman.
Lalu Yakobus mengingatkan sebuah hukum penting, yaitu "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri." Ia menjelaskan bahwa jika kamu melanggar satu bagian hukum Allah saja, kamu tetap bersalah terhadap seluruh hukum itu, sama seperti kamu tidak membunuh tetapi berzina, kamu tetap melanggar.
Bagian kedua bab ini bicara tentang iman dan perbuatan. Yakobus bertanya, apa gunanya seseorang mengaku punya iman tetapi tidak melakukan apa-apa? Ia memberi contoh: kalau ada saudara yang kelaparan dan kamu hanya berkata, "Semoga kamu kenyang," tanpa memberinya makanan, ucapanmu itu tidak ada gunanya. Iman yang seperti itu, kata Yakobus, pada dasarnya mati. Ia bahkan menyebut Abraham dan Rahab sebagai contoh orang yang imannya terlihat nyata lewat apa yang mereka lakukan.
Apa Artinya Ini?
Yakobus ingin jemaatnya sadar bahwa iman bukan hanya sesuatu yang ada di kepala atau di mulut. Iman itu harus terlihat, sama seperti tubuh yang hidup pasti bergerak dan bernapas. Ia menulis kalimat yang cukup keras, "iman tanpa perbuatan adalah mati." Bahkan roh-roh jahat percaya bahwa Allah itu satu, tetapi kepercayaan itu tidak menyelamatkan mereka, karena mereka hanya percaya, tanpa hidup sesuai dengan itu.
Ini bukan berarti kita diselamatkan karena kita berbuat baik. Yakobus tidak bicara tentang cara mendapatkan keselamatan, tetapi tentang bagaimana iman yang sungguh itu kelihatan. Iman yang benar akan selalu membuat seseorang mengasihi orang lain secara nyata, bukan hanya membeda-bedakan siapa yang pantas mendapat kursi terbaik.
Benang Merah
Hukum yang disebut Yakobus, "Kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri," adalah hukum yang juga diajarkan Yesus Kristus sendiri sebagai salah satu hukum yang paling utama. Yakobus menyebutnya "hukum yang membebaskan," karena hukum Allah bukan untuk mengikat kita, tetapi untuk membuat kita hidup benar dan bebas dari sikap pilih-pilih yang jahat.
Ada satu ayat yang mengejutkan di tengah bab ini, yaitu "belas kasihan akan menang atas penghakiman." Ini mengingatkan kita bahwa Allah sendiri adalah Allah yang berbelas kasihan, dan Ia ingin umat-Nya juga hidup dengan belas kasihan, bukan dengan menghakimi orang berdasarkan penampilan luar. Abraham dipanggil "Sahabat Allah" bukan karena ia sempurna, tetapi karena imannya terlihat nyata dalam hidupnya. Begitu juga kita dipanggil menjadi sahabat Allah, bukan lewat kata-kata saja, tetapi lewat hidup yang mengasihi.
Untukmu
Coba pikirkan, apakah kamu pernah memperlakukan seseorang berbeda karena penampilannya, sepatunya, atau karena ia tidak sepopuler temanmu yang lain? Yakobus mengajak kita jujur soal itu. Iman yang sejati tidak melihat baju atau cincin emas, tetapi melihat orangnya.
Kamu juga bisa bertanya pada dirimu sendiri, apakah imanku hanya kata-kata, atau benar-benar terlihat dalam apa yang aku lakukan? Mungkin itu berarti berbagi bekal dengan teman yang tidak punya, atau duduk bersama anak yang biasanya sendirian. Iman yang hidup selalu bergerak, seperti tubuh yang bernapas.
Bahas Bareng
Pernahkah kamu melihat seseorang diperlakukan berbeda karena penampilannya? Bagaimana perasaanmu waktu itu?
Yakobus bilang iman tanpa perbuatan itu mati. Menurutmu, perbuatan seperti apa yang bisa menunjukkan bahwa imanmu hidup?
Berdoa Bersama
Tuhan yang penuh belas kasihan, ajari kami untuk tidak membeda-bedakan orang berdasarkan penampilan luar. Berikan kami hati yang melihat orang lain seperti Engkau melihat mereka. Buatlah iman kami hidup, terlihat lewat kasih yang nyata setiap hari. Dalam nama Yesus Kristus kami berdoa, amin.
Pertanyaan tentang YAKOBUS 2
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah YAKOBUS 2?
Apa yang dikatakan YAKOBUS 2?
Apa yang YAKOBUS 2 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari anak-anak dari YAKOBUS 2?
Mengapa YAKOBUS 2 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Yakobus tidak menyebutnya kurang peka atau kurang sopan. Dia menyebutnya dosa: "Akan tetapi, jika kamu memandang muka, kamu berbuat dosa dan dinyatakan bersalah oleh Hukum Taurat sebagai pelanggar." Coba ingat minggu lalu di gereja: siapa yang kamu sapa hangat, dan siapa yang kamu lewati begitu saja? Mata kita sering sudah menilai sebelum hati sempat mengasihi.
Yakobus menulis, "Kamu lihat bahwa iman bekerja sama dengan perbuatan-perbuatannya, dan oleh perbuatan-perbuatan itu, iman menjadi sempurna." Abraham tidak mulai percaya di atas gunung itu; imannya menjadi matang di sana. Mungkin ketaatan kecil yang kamu tunda hari ini justru tempat imanmu akan bertumbuh dewasa.
Yakobus tidak sedang bicara soal dosa besar. Konteksnya sederhana: memberi kursi terbaik kepada yang berpakaian bagus. Lalu ia berkata, "Sebab, siapa pun yang menaati seluruh Hukum Taurat, tetapi gagal dalam satu hal saja, ia bersalah terhadap semuanya." Ternyata caramu memandang orang bukan hal sepele. Siapa yang diam-diam kamu anggap kurang berharga?
Jika ada seseorang masuk ke dalam pertemuanmu dengan memakai cincin emas dan pakaian yang bagus, dan ada juga seorang miskin dengan pakaian yang kotor masuk ke sana." Perhatikan: Yakobus tidak menyebut nama mereka, hanya pakaian. Begitulah cara kita sering menilai, dalam hitungan detik, sebelum orang itu sempat bicara. Siapa yang kamu lewati begitu saja minggu lalu?
Mencari kelompok usia yang lain?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan remaja (12 tahun ke atas).
Buka di alat Alkitab Anak