Untuk anak usia 3 hingga 6 tahun

ULANGAN 9

Penjelasan dan kisah Alkitab untuk balita dan prasekolah (usia 3-6)

Alkitab

Penjelasan

Di padang gurun berdiri sebuah gunung yang tinggi. Di atas gunung itu ada api dan asap. Musa naik ke atas gunung itu. Sebab Tuhan mau berbicara dengan Musa.

Musa tinggal di atas gunung lama sekali. Empat puluh hari. Empat puluh malam. Ia tidak makan roti. Ia tidak minum air.

Lalu Tuhan memberikan dua loh batu kepada Musa. Batu yang berat. Batu dengan tulisan di atasnya. Tuhan sendiri yang menulis, dengan jari-Nya.

Di bawah gunung, semua orang menunggu. Mereka menunggu. Dan menunggu. Dan menunggu lagi. Musa lama sekali, pikir mereka.

Lalu mereka membuat sesuatu sendiri. Seekor anak sapi dari emas. Kuning dan berkilau. Mereka mulai menyembah anak sapi itu.

Tuhan melihat semuanya. Tuhan berkata, "Musa, turunlah cepat."

Musa turun. Gunung menyala di belakangnya. Di tangannya, dua loh batu.

Dan lalu… lalu Musa melihatnya. Anak sapi emas itu.

Apa Artinya Ini?

Hati Musa menjadi sedih. Sedih sekali.

Tuhan sudah menolong mereka. Tuhan sudah membawa mereka keluar dari Mesir. Dan sekarang mereka menyembah sapi emas?

Musa mengangkat kedua loh batu itu. Lalu ia melemparnya ke tanah. Prak! Batu itu pecah, di depan mata semua orang.

Lalu Musa melakukan sesuatu yang indah. Ia tidak marah-marah. Ia berbaring di tanah, di depan Tuhan. Empat puluh hari. Empat puluh malam. Tidak makan. Tidak minum.

Musa berdoa. Ia berbisik, "Tuhan, jangan binasakan mereka. Mereka umat-Mu."

Dan Tuhan mendengarkan Musa. Tuhan mendengarkan.

Benang Merah

Musa berdoa untuk orang-orang yang berbuat salah. Ia tidak lari dari mereka. Ia tetap di depan Tuhan, untuk mereka.

Lama, lama kemudian datang Yesus. Yesus juga berdoa untuk orang-orang. Yesus berdoa untuk kamu, sampai hari ini.

Tuhan tidak lupa pada janji-Nya. Tuhan berjanji dulu kepada Abraham. Dan Tuhan selalu memegang janji-Nya.

Untuk Kamu

Kadang kamu juga berbuat salah. Kamu mendorong. Atau kamu berkata sesuatu yang jahat. Lalu hatimu terasa berat.

Kamu boleh datang kepada Tuhan. Sama seperti Musa. Kamu boleh berkata, "Tuhan, maaf ya."

Dan tahukah kamu apa yang terjadi? Tuhan mendengarkan. Tuhan selalu mendengarkan.

Yesus berdoa untuk kamu. Tuhan tetap menyayangi kamu. Bukan karena kamu selalu baik. Tetapi karena Tuhan begitu baik.

Mari Bicarakan

Musa berbaring di tanah dan berdoa lama sekali untuk orang-orang. Untuk siapa kamu mau berdoa hari ini?

Tuhan mendengarkan Musa. Apa yang mau kamu katakan kepada Tuhan?

Berdoa Bersama

Tuhan Yesus, terima kasih Engkau mendengarkan aku. Kadang aku berbuat salah. Maaf ya, Tuhan. Terima kasih Engkau tetap menyayangi aku. Amin.

Bagikan kisah Alkitab ini

Untuk orang tua atau guru lain yang mungkin merasa ini bermanfaat.

WhatsApp Email Facebook X / Twitter

Pertanyaan tentang ULANGAN 9

Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.

Tentang apakah ULANGAN 9?
Di padang gurun berdiri sebuah gunung yang tinggi. Di atas gunung itu ada api dan asap. Musa naik ke atas gunung itu. Sebab Tuhan mau berbicara dengan Musa.
Apa yang dikatakan ULANGAN 9?
Musa tinggal di atas gunung lama sekali. Empat puluh hari. Empat puluh malam. Ia tidak makan roti. Ia tidak minum air.
Apa yang ULANGAN 9 ajarkan tentang Tuhan?
Lalu Tuhan memberikan dua loh batu kepada Musa. Batu yang berat. Batu dengan tulisan di atasnya. Tuhan sendiri yang menulis, dengan jari-Nya.
Apa yang dapat dipelajari balita dari ULANGAN 9?
Musa mengangkat kedua loh batu itu. Lalu ia melemparnya ke tanah. Prak! Batu itu pecah, di depan mata semua orang.
Mengapa ULANGAN 9 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Lalu Musa melakukan sesuatu yang indah. Ia tidak marah-marah. Ia berbaring di tanah, di depan Tuhan. Empat puluh hari. Empat puluh malam. Tidak makan. Tidak minum.

Yang ditemukan orang lain

Wawasan Editorial pada ayat 4

Musa berbicara kepada bangsa yang sebentar lagi masuk tanah perjanjian. Mereka mungkin akan berpikir, "Tuhan mengusir bangsa-bangsa ini karena aku benar." Tapi Musa menegur lebih dulu: bukan karena kebenaranmu, melainkan karena kejahatan bangsa-bangsa itu.

Berapa sering aku diam-diam merasa berkat Tuhan adalah hadiah atas kesalehanku? Padahal setiap hal baik dalam hidupku bukan bayaran, melainkan anugerah. Saat kau merasa layak, berhentilah sebentar. Ingat: kau berdiri di tanah yang tidak kau taklukkan sendiri.

Mencari sesuatu untuk anak yang sedikit lebih besar?

Kami juga memiliki versi khusus untuk usia sekolah dasar (7-12) dan remaja (12 tahun ke atas).

Buka di alat Alkitab Anak

For parents and teachers: Ditulis khusus untuk dibacakan kepada anak usia 3 hingga 6 tahun. Gunakan sebagai titik awal untuk berbincang dengan anak Anda, bukan sebagai satu-satunya sumber. This explanation is generated automatically by language models. While we strive for theological soundness, the software can make mistakes.

© 2026 Faith.Network. Hak cipta dilindungi.

Faith.network adalah pelayanan dari Faith.network · KvK 84972599 · connect@faith.network