HOSEA 8
Penjelasan dan kisah Alkitab untuk remaja (12 tahun ke atas)
Penjelasan
Pasal ini dibuka dengan suara yang memotong: "Tiuplah trompet!" Bukan trompet perayaan, melainkan tanda bahaya. Dan di atas rumah TUHAN melayang seekor burung rajawali, burung pemakan bangkai yang menunggu. Gambaran itu keras. Ada sesuatu yang sedang mati, dan pemangsanya sudah berputar-putar di atasnya. Alasannya disebutkan langsung: "mereka telah melanggar perjanjian-Ku, dan memberontak terhadap hukum-Ku."
Yang aneh, umat ini tidak merasa dirinya jauh dari Allah. Ayat 2: Israel berseru, "Allahku, kami mengenal Engkau!" Bahasa yang religius, akrab, penuh keyakinan. Tetapi Hosea meletakkan kalimat itu tepat di sebelah daftar panjang kenyataan yang berbicara lain.
Mereka mengangkat raja tanpa Allah, memilih pemimpin yang tidak Ia kenal. Politik dijalankan seakan Allah tidak ada. Dari emas dan perak mereka, mereka membuat berhala, "bagi kehancuran mereka sendiri." Anak sapi Samaria disebut secara khusus: buatan tangan seorang pengrajin, "Itu bukan dari Allah!" Sebuah benda yang mereka bentuk sendiri, lalu mereka sembah. Allah berkata bahwa benda itu akan dihancurkan berkeping-keping.
Lalu datang kalimat yang mungkin paling terkenal dari pasal ini: "mereka menabur angin, dan mereka akan menuai badai." Gandum yang tampak tegak dan sehat ternyata kosong, tidak ada isinya, tidak menghasilkan tepung. Dan kalau pun ada hasil, orang asing yang melahapnya. Israel sendiri "ditelan mentah-mentah" di antara bangsa-bangsa, "seperti peralatan yang tidak berguna."
Mengapa? Karena mereka mencari keamanan di tempat lain. Mereka pergi ke Asyur, seperti keledai hutan yang mengembara sendirian. Efraim menyewa kekasih-kekasih. Perjanjian politik digambarkan sebagai membayar orang supaya dicintai. Menyedihkan, dan cukup jujur: mereka membeli perhatian yang tidak pernah menjadi kasih.
Bagian terakhir menyentuh ibadah mereka. Mereka justru memperbanyak mazbah, memperbanyak altar. Lebih banyak agama, bukan lebih sedikit. Tetapi setiap altar tambahan itu malah menjadi tempat berdosa. Sementara itu Allah berkata: "Aku telah menulis banyak hukum-Ku baginya, tetapi mereka menganggapnya sebagai sesuatu yang asing." Firman-Nya ada, tertulis, tersedia, dan terasa seperti bahasa negeri lain. Kurban dipersembahkan, dagingnya dimakan, tetapi TUHAN tidak berkenan. Pasal ini ditutup dengan diagnosis paling telanjang: "Israel telah melupakan Penciptanya dan membangun istana-istana." Mereka lupa siapa yang membuat mereka, lalu sibuk membangun benteng dan tembok. Dan justru benteng itu akan dilahap api.
Apa Artinya Ini?
Hosea 8 bukan tentang orang-orang ateis. Ini tentang orang yang berkata "kami mengenal Engkau" sambil hidup seolah Allah tidak relevan untuk keputusan-keputusan besar mereka. Itu jenis ketidaksetiaan yang paling sulit dilihat, karena bahasanya masih benar.
Ada tiga hal yang saling terkait di sini. Pertama, berhala adalah sesuatu yang kita buat sendiri lalu kita andalkan. Emas dan perak mereka sendiri, dibentuk oleh tangan manusia. Berhala tidak pernah lebih besar dari pembuatnya, dan itulah sebabnya berhala tidak pernah bisa menyelamatkan. Kedua, dosa punya panen. "Menabur angin, menuai badai" bukan ancaman sewenang-wenang; itu hukum tanam-tuai. Yang kosong akan terbukti kosong, meski batangnya tampak tegak. Ketiga, agama yang ramai tidak sama dengan hati yang mengenal Allah. Kamu bisa menambah altar dan mengurangi ketaatan pada saat yang sama.
Dan ya, di sini ada murka Allah. "Murka-Ku menyala-nyala." Kita cenderung malu dengan ayat-ayat semacam ini. Tetapi perhatikan: yang membuat Allah marah adalah bahwa umat-Nya menghancurkan diri sendiri dengan tangan mereka sendiri, "bagi kehancuran mereka sendiri." Ini bukan amarah seorang tiran. Ini kemarahan kasih yang menolak berpura-pura bahwa semuanya baik-baik saja.
Benang Merah
Perjanjian itu dilanggar, dan pasal ini tidak menutupinya. Tetapi seluruh Alkitab bergerak ke arah satu jawaban: Allah sendiri yang akan memulihkan apa yang dirusak umat-Nya.
Perhatikan dua kalimat yang berdiri berdampingan di sini. Allah menulis hukum-Nya, dan mereka memperlakukannya sebagai sesuatu yang asing. Nabi-nabi sesudah Hosea menjanjikan perjanjian baru di mana hukum itu tidak lagi hanya tertulis di luar, tetapi ditulis di dalam hati. Itulah yang dikerjakan Yesus Kristus dan Roh Kudus: bukan menambah altar, melainkan mengubah hati.
Dan tentang kurban yang tidak diperkenan itu: Yesus datang bukan untuk mempersembahkan lebih banyak daging, tetapi untuk mempersembahkan diri-Nya. Dia adalah satu-satunya yang benar-benar dapat berkata, "Aku mengenal Bapa," dan hidup-Nya membuktikannya sampai ke salib. Di sana api penghukuman yang diancamkan atas benteng-benteng manusia jatuh atas diri-Nya. Israel harus "kembali ke Mesir," kembali ke perbudakan yang pernah mereka tinggalkan. Yesus datang justru untuk membawa keluar, sekali untuk selamanya.
Untuk Kamu
Pertanyaan pertama bukan "apakah kamu percaya Allah," melainkan "apa yang sebenarnya kamu andalkan." Karena berhala hari ini juga terbuat dari bahan yang kita bentuk sendiri: nilai ujian, jumlah pengikut, tubuh yang harus terlihat tertentu, hubungan yang harus mengesahkan bahwa kamu layak dicintai. Semuanya buatan tangan. Semuanya bisa dihancurkan berkeping-keping.
Ayat 9 sangat modern: menyewa kekasih. Membeli perhatian dengan menjadi versi diri yang paling menarik, lalu berakhir seperti keledai hutan yang mengembara sendirian. Kesepian di tengah keramaian digital adalah bentuk baru dari kalimat lama itu.
Lalu ayat 12. Firman Allah tersedia, tertulis, ada di ponselmu, dan terasa asing. Bukan karena kamu menolaknya secara sadar, tetapi karena kamu tidak pernah cukup lama di dalamnya untuk membuatnya terasa seperti bahasa ibu.
Tantangan: tiga puluh hari, satu pasal sehari, dan setiap hari satu kalimat tertulis tentang apa yang kamu lihat tentang Allah di situ. Bukan renungan yang manis, melainkan catatan jujur, termasuk yang mengganggumu. Dan jika kamu berani melangkah lebih jauh: sebutkan satu hal yang selama ini kamu andalkan untuk merasa berharga, dan letakkan itu di hadapan Allah dengan nama aslinya.
Bicarakan Bersama
Kalau seseorang menilai hidupmu tanpa mendengar kata-katamu tentang iman, kesimpulan apa yang akan ia ambil tentang apa yang sungguh kamu andalkan?
Ayat 12 berkata firman Allah terasa asing bagi mereka. Sejujurnya, seberapa asing Alkitab terasa bagimu, dan apa penyebabnya?
Berdoa Bersama
Tuhan, aku sering berkata mengenal Engkau, sementara hidupku bercerita hal lain. Tunjukkanlah kepadaku apa yang kubuat sendiri lalu kuandalkan. Ampunilah aku, dan tuliskanlah firman-Mu di dalam hatiku sampai itu terasa seperti bahasaku sendiri. Aku bersyukur bahwa Yesus Kristus telah memberikan kurban yang sempurna, sehingga aku tidak perlu membeli kasih-Mu. Amin.
Pertanyaan tentang HOSEA 8
Jawaban singkat bagi siapa saja yang baru pertama kali membaca tentang ini.
Tentang apakah HOSEA 8?
Apa yang dikatakan HOSEA 8?
Apa yang HOSEA 8 ajarkan tentang Tuhan?
Apa yang dapat dipelajari remaja dari HOSEA 8?
Mengapa HOSEA 8 menjadi kisah Alkitab yang penting?
Yang ditemukan orang lain
Mereka tetap datang membawa kurban. Asapnya naik, dagingnya mereka makan sendiri. Tetapi "TUHAN tidak berkenan kepada mereka." Ibadah bisa berubah jadi pesta tentang diri sendiri. Lalu kalimat yang menyayat itu: "Mereka akan kembali ke Mesir." Jalan keluar dari perbudakan ditempuh mundur. Ibadahmu hari ini membawamu ke arah mana?
Anak lembu Samaria itu telah menjauhkan diri! Murka-Ku menyala terhadap mereka. Berapa lama lagi mereka tidak sanggup menjadi tidak bersalah?"
Israel menyembah patung anak lembu emas di Samaria, meniru dosa lama sejak zaman Yerobeam. Tuhan bertanya dengan nada pilu: sampai kapan? Bukan Ia yang menjauh, tetapi patung itulah yang menjauhkan hati mereka dari-Nya.
Pertanyaan yang sama masih menggema hari ini. Apa "anak lembu" yang diam-diam kausembah, yang membuat hatimu sulit polos di hadapan Tuhan? Ia tidak lelah bertanya. Ia menunggu jawabanmu.
Tuhan berkata lewat Hosea, "Sekalipun Kutuliskan bagi mereka banyak sekali pengajaran-Ku, itu dianggap sebagai barang asing." Bayangkan rasa sakit itu. Tuhan menulis, dengan tangan-Nya sendiri, dan umat-Nya memandangnya seperti surat dari orang tak dikenal.
Firman-Nya masih ada di dekatmu hari ini. Apakah ia terasa akrab, atau sudah lama menjadi asing?
Mencari yang cocok untuk anak yang lebih kecil?
Kami juga menyediakan versi khusus untuk balita (usia 3-6) dan usia sekolah dasar (7-12).
Buka di alat Alkitab Anak