Koresh, Raja Persia, dan Titah untuk Rumah TUHAN di Yerusalem
Seorang raja asing di ujung kitab sejarah
Koresh (כּוֹרֶשׁ) adalah raja Persia yang namanya muncul pada masa pembuangan dan kepulangan, menurut kronologi yang tercatat: sekitar 606 SM sampai 536 SM (era menurut kronologi Ussher, 1650). Namanya tersebar di empat kitab: Ezra menyebutnya dua belas kali, Daniel tiga kali, 2 Chronicles dua kali, dan Isaiah dua kali. Seluruhnya sembilan belas ayat dalam sebelas bagian, dimulai di 2 Chronicles 36:22 dan berakhir dalam kitab Daniel. Ia bukan nabi dan bukan imam, melainkan seorang penguasa dari Persia yang namanya dicatat karena satu hal: apa yang terjadi pada tahun pertama pemerintahannya.
Tahun pertama: hati yang digerakkan
Dua kitab menutup dan membuka dengan kalimat yang hampir sama. 2 Chronicles 36:22-23 berbunyi: "Pada tahun pertama zaman Koresh, raja Persia, untuk menggenapi firman TUHAN yang disampaikan melalui mulut Yeremia, TUHAN menggerakkan hati Koresh, raja Persia itu, sehingga dia membuat pengumuman di seluruh kerajaannya dan membuatnya pula dalam bentuk tulisan, yang berbunyi: 'Inilah titah Koresh, raja Persia: TUHAN, Allah semesta langit, telah memberikan kepadaku semua kerajaan di bumi. Dan, Dia telah menunjuk aku untuk mendirikan rumah bagi-Nya di Yerusalem, yang terletak di Yehuda. Siapa pun di antara kamu semua yang merupakan umat-Nya, kiranya TUHAN, Allahnya, menyertainya, dan biarlah dia pergi.'" Ezra 1:1-2 mengulang kalimat itu kata demi kata sampai pada penunjukan untuk mendirikan rumah di Yerusalem.
Perhatikan siapa pelaku kalimat itu. Bukan Koresh yang memutuskan lebih dahulu; TUHAN yang menggerakkan hatinya, dan tujuannya dinyatakan di awal: menggenapi firman TUHAN yang disampaikan melalui mulut Yeremia. Titah itu sendiri keluar dari mulut raja dalam bahasa pengakuan: TUHAN memberi, TUHAN menunjuk, dan umat-Nya dibiarkan pergi. Yang diizinkan bukan sekadar perjalanan pulang, melainkan pembangunan sebuah rumah di sebuah kota yang namanya disebut dengan jelas, Yerusalem di Yehuda.
Perlengkapan yang dikeluarkan kembali
Penyebutan berikutnya menyangkut barang, bukan pidato. Ezra 1:7-8 mencatat: "Raja Koresh juga mengeluarkan perlengkapan-perlengkapan Bait TUHAN yang dibawa oleh Nebukadnezar dari Yerusalem, dan yang ditaruhnya di kuil ilah-ilahnya. Koresh, raja Persia, mengeluarkan semua itu di bawah pengawasan Mitredat, bendaharanya, yang menghitungnya bagi Sesbazar, pemimpin orang Yehuda."
Laporan yang sama diceritakan ulang kemudian sebagai bukti di hadapan pejabat kerajaan. Ezra 5:13-14 berbunyi: "Akan tetapi, pada tahun pertama pemerintahan Koresh, raja Babel, Raja Koresh memberi perintah untuk membangun kembali Bait Allah ini. Bahkan, perlengkapan emas dan perak dari Bait Allah ini, yang diambil oleh Nebukadnezar dari bait yang ada di Yerusalem dan dibawa ke kuil di Babel, diambil oleh Raja Koresh dari kuil di Babel dan diserahkan kepada seorang bernama Sesbazar, yang dia angkat menjadi gubernur.'" Yang tercatat adalah nama bendahara, nama penerima, jabatan yang diberikan, dan serah terima yang dihitung satu per satu. Pemulihan itu bukan gagasan yang melayang, melainkan perkara perak dan emas yang keluar dari sebuah kuil di Babel dan berpindah tangan.
Catatan waktu dalam kitab Daniel
Di kitab Daniel, nama Koresh dipakai sebagai penanda waktu. Daniel 1:21 hanya berkata: "Daniel tetap di sana sampai tahun pertama Raja Koresh." Daniel 6:28 menutup pasal itu demikian: "(6-29) Dan, Daniel ini berhasil pada zaman pemerintahan Darius dan pada zaman pemerintahan Koresh, orang Persia." Satu penyebutan lagi ada di Daniel 10:1. Dalam ketiga ayat itu Koresh tidak berbicara dan tidak bertindak; pemerintahannya berfungsi seperti jam yang menunjukkan di titik mana kisah orang lain berdiri.
Sebutan-sebutan yang lewat begitu saja
Sisa penyebutannya bersifat administratif dan berupa rujukan arsip. Namanya dipakai sebagai patokan izin dan tahun di Ezra 3:7, Ezra 4:3, Ezra 4:5, Ezra 5:17, Ezra 6:3 dan Ezra 6:14. Di luar Ezra, Daniel dan 2 Chronicles, namanya tercatat dua kali dalam kitab Isaiah, yaitu Isaiah 44:28 dan Isaiah 45:1; isi kedua ayat itu tidak tersedia dalam berkas ini, sehingga di sini hanya rujukannya yang disebutkan tanpa diceritakan.
Kegagalan yang tidak diceritakan
Jujur terhadap teks berarti mengakui bentuk teksnya. Tidak ada satu pun adegan yang benar-benar diceritakan tentang Koresh: setiap penyebutan adalah daftar, catatan arsip, atau keterangan waktu yang lewat. Karena itu bagian-bagian ini tidak menuturkan dosa, kejatuhan, maupun pertobatan pribadinya. Perbuatan yang tercela justru dilekatkan pada nama lain: Nebukadnezar yang membawa perlengkapan Bait TUHAN dari Yerusalem dan menaruhnya di kuil ilah-ilahnya (Ezra 1:7; Ezra 5:14). Tentang hati Koresh sendiri kita hanya diberi satu keterangan, dan keterangan itu bukan pujian atas kesalehannya: TUHAN yang menggerakkannya (Ezra 1:1).
Yang tidak kita ketahui
Nama orang tuanya tidak disebutkan. Tidak ada anak yang dinamai. Tidak ada silsilah, tidak ada catatan kematian, tidak ada gambaran watak atau motif di balik titahnya selain yang dinyatakan dalam titah itu sendiri. Semua ruang kosong itu lebih baik dibiarkan kosong daripada diisi dengan dugaan. Yang tersisa adalah sebuah pengumuman tertulis pada tahun pertama, sebuah daftar perlengkapan yang dihitung ulang dan diserahkan kepada Sesbazar, dan sebuah firman melalui mulut Yeremia yang digenapi lewat seorang raja dari Persia.
