Samuel: Nabi dan Hakim yang Menjawab, "Berfirmanlah, sebab hamba-Mu ini mendengar"
Siapa Samuel, dan kapan ia hidup
Samuel (שְׁמוּאֵל) adalah nabi dan hakim yang hidup pada zaman kerajaan bersatu. Menurut Ussher, Annals of the World (1650), ia aktif 1120 SM sampai 1057 SM. Ia anak Elkanah dan Hannah, dan namanya pertama kali muncul di 1 Samuel 1:20. Jejaknya luas: 121 ayat dalam 27 bagian, dengan 109 ayat di 1 Samuel, enam di 1 Chronicles, dua di Acts, dan masing-masing satu di 2 Chronicles, Psalms, Jeremiah, dan Hebrews. Ia mempunyai dua anak laki-laki, Joel dan Abijah (1 Samuel 8:2).
Suara yang memanggil di Silo
Kisahnya sebagai anak dimulai dengan sebuah kesalahpahaman yang dicatat tanpa dihaluskan. "TUHAN memanggil Samuel lagi, 'Samuel.' Samuel pun bangun, lalu pergi menghadap Eli. Katanya, 'Ini aku, bukankah engkau memanggilku?'" (1 Samuel 3:6). Teks itu menyebut sebabnya terang-terangan: "Samuel belum mengenal TUHAN. Firman TUHAN belum pernah dinyatakan kepadanya" (1 Samuel 3:7). Baru pada panggilan ketiga Eli menyadari siapa yang berbicara dan mengajarinya menjawab, "Berfirmanlah ya TUHAN, sebab hamba-Mu ini mendengar" (1 Samuel 3:9). Maka panggilan itu datang sekali lagi, "Samuel! Samuel!" dan anak itu menjawab, "Berfirmanlah, sebab hamba-Mu ini mendengar" (1 Samuel 3:10). Bandingkan juga 1 Samuel 3:1 dan 1 Samuel 3:3-4.
Pesan yang diterimanya tidak mudah, tetapi ia tidak menyimpannya: "Samuel memberi tahu semuanya itu, tanpa menyembunyikan apa pun kepadanya" (1 Samuel 3:18; lihat juga 1 Samuel 3:15-16). Sesudahnya dicatat pertumbuhannya dan pengakuan atas dirinya: "Samuel makin besar dan TUHAN tetap menyertainya dan tidak membiarkan satu pun dari firman-Nya tidak dipenuhi. Seluruh Israel, dari Dan sampai Bersyeba, mengetahui bahwa Samuel dipercaya sebagai nabi TUHAN" (1 Samuel 3:19-20). Di Silo TUHAN kembali menyatakan diri kepadanya melalui firman-Nya (1 Samuel 3:21). Masa kecilnya juga disinggung di 1 Samuel 2:18, 1 Samuel 2:21, dan 1 Samuel 2:26; perkataannya kepada seluruh Israel dicatat di 1 Samuel 4:1.
Seruan yang dijawab dengan guntur
Samuel bukan hanya penerima firman, melainkan juga pendoa bagi bangsanya. Orang-orang Israel berkata kepadanya, "Jangan berhenti berseru bagi kami kepada TUHAN, Allah kita, bagi kami supaya Dia menyelamatkan kami dari tangan orang Filistin" (1 Samuel 7:8). Ia mengambil seekor anak domba yang masih menyusu dan mempersembahkannya seluruhnya sebagai kurban bakaran, lalu "Samuel berseru kepada TUHAN bagi orang Israel, dan TUHAN menjawabnya" (1 Samuel 7:9). Tepat ketika kurban itu dipersembahkan, orang Filistin maju mendekat, "Akan tetapi, pada hari itu, TUHAN bergemuruh dengan guntur yang besar ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka sehingga mereka dikalahkan oleh orang Israel" (1 Samuel 7:10). Bagian lain dari babak ini tercatat di 1 Samuel 7:3, 1 Samuel 7:5-6, 1 Samuel 7:12-13, dan 1 Samuel 7:15.
Perkara raja dan Saul
Permintaan akan seorang raja serta pelayanan Samuel di dalamnya disebut di 1 Samuel 8:6-7 dan 1 Samuel 8:21-22, lalu pertemuannya dengan Saul di 1 Samuel 9:14-15, 1 Samuel 9:17-19, 1 Samuel 9:22-24, dan 1 Samuel 9:26-27. Dari teks yang dikutip kita mendengar gemanya di keluarga Saul sendiri: pamannya bertanya, dan Saul hanya menjawab tentang keledai-keledai yang telah ditemukan, "Namun, perkara raja seperti yang telah dikatakan Samuel, tidak dibicarakan" (1 Samuel 10:14-16). Sesudah itu, "Samuel memanggil bangsa itu untuk berkumpul menghadap TUHAN di Mizpa" (1 Samuel 10:17). Lihat lebih jauh 1 Samuel 10:24-25, 1 Samuel 12:18-20, dan 1 Samuel 13:10-11.
Gilgal, Agag, dan dukacita atas Saul
Babak yang paling keras berdiri di 1 Samuel 15. "Firman TUHAN turun kepada Samuel, 'Aku menyesal karena telah menjadikan Saul sebagai raja, sebab dia berpaling dari-Ku dan tidak melakukan firman-Ku.' Samuel pun menjadi sakit hati dan dia berseru kepada TUHAN sepanjang malam" (1 Samuel 15:10-11). Ia mencari Saul, mendengar tentang tanda peringatan di Karmel, lalu turun ke Gilgal. Saul menyambutnya, "Aku telah bangkit untuk melakukan firman TUHAN," dan Samuel membalas dengan pertanyaan yang tidak bisa dielakkan, "Jika demikian, apakah bunyi kambing domba di telingaku, dan bunyi sapi-sapi yang aku dengar itu?" (1 Samuel 15:13-14; lihat juga 1 Samuel 15:16-17 dan 1 Samuel 15:26-28).
Di Gilgal itu pula Samuel memanggil Agag, raja orang Amalek, yang datang dengan gembira, dan berkata kepadanya, "Seperti pedangmu membuat perempuan-perempuan kehilangan anak, begitu juga ibumu akan kehilangan anak di antara perempuan-perempuan." Lalu "Samuel pun mencincang Agag di hadapan TUHAN di Gilgal" (1 Samuel 15:32-33). Sesudah itu ia pergi ke Rama, Saul pulang ke rumahnya di Gibea-Saul, dan "Samuel tidak lagi melihat Saul sampai pada hari kematiannya, tetapi Samuel berdukacita karena Saul" (1 Samuel 15:34-35). Namanya masih muncul di 1 Samuel 16:1-2, 1 Samuel 16:7-8, 1 Samuel 16:10-11, serta di 1 Samuel 28:11-12 dan 1 Samuel 28:14-16.
Yang tidak dihaluskan, dan yang tidak kita ketahui
Bahan yang saya pegang tidak memuat daftar dosa Samuel, dan saya tidak akan mengarangnya. Yang berdiri di dalam teks yang dikutip adalah ini: mula-mula ia belum mengenal TUHAN (1 Samuel 3:7), ia sakit hati atas keputusan TUHAN dan berseru sepanjang malam (1 Samuel 15:11), dan tangannya sendiri mencincang Agag (1 Samuel 15:33).
Kedua anaknya, Joel dan Abijah, hanya disebut namanya (1 Samuel 8:2); apa yang terjadi dengan mereka tidak ada dalam bahan ini, jadi saya diam. Tanggal lahir dan wafatnya tidak diberikan, hanya keterangan bahwa ia aktif 1120 SM sampai 1057 SM menurut Ussher, Annals of the World (1650). Penyebutan namanya di 1 Chronicles 6:28, 1 Chronicles 6:33, 1 Chronicles 9:22, 1 Chronicles 11:3, 1 Chronicles 26:28, dan 1 Chronicles 29:29, serta masing-masing satu penyebutan di 2 Chronicles, Psalms, dan Jeremiah, tidak dikutip di sini, maka isinya tidak saya ceritakan.
Garis ke Kristus
Tiga rujukan mencatat namanya kemudian: Acts 3:24, Acts 13:20, dan Hebrews 11:32. Teks ketiganya tidak dikutip dalam bahan ini, jadi saya tidak menguraikan isinya. Yang boleh dikatakan hanyalah ini: nama anak yang menjawab "Berfirmanlah, sebab hamba-Mu ini mendengar" (1 Samuel 3:10) tidak berhenti di Rama. Nama itu terbawa ke dalam pemberitaan yang dicatat di Acts 3:24 dan Acts 13:20, dan ke dalam daftar orang beriman di Hebrews 11:32. Bukalah ketiga ayat itu sendiri dan bacalah bagaimana kesaksian Samuel diletakkan di sana.