ULANGAN 29:29
Teks
Setelah dua puluh delapan ayat yang penuh peringatan, tanah hangus karena belerang dan garam, bangsa-bangsa asing bertanya-tanya mengapa TUHAN begitu marah, Musa menutup dengan satu kalimat yang tenang dan tegas: ada hal-hal yang tersembunyi, itu milik TUHAN; ada hal-hal yang dinyatakan, itu untuk kita dan anak-anak kita, selamanya. Dan tujuannya bukan sekadar supaya kita tahu, melainkan "supaya kita melakukan segala perkataan Taurat ini." Sebuah garis dibentangkan antara wilayah Allah dan wilayah manusia, lalu kita diarahkan ke sisi kita: ketaatan, bukan spekulasi.
Intinya
Ayat ini menggambar dua lingkaran. Yang satu tertutup: rencana, waktu, alasan, hasil akhir, mengapa yang seorang bertobat dan yang lain mengeraskan hati. Yang lain terbuka lebar: firman yang sudah diberikan, cukup, jelas, dan mengikat. Kata Ibrani untuk yang tersembunyi, nistarot, dan yang dinyatakan, niglot, berasal dari akar yang sama-sama menyangkut penyingkapan; bedanya hanya apakah Allah sudah membuka tirainya atau belum. Yang mengejutkan: kalimat ini bukan pembatas dingin, melainkan penghiburan. Kita tidak dituntut memahami seluruh pemerintahan Allah atas sejarah sebelum boleh taat. Yang tersembunyi bukan beban kita. Yang dinyatakan sudah cukup untuk seumur hidup, bahkan untuk generasi berikutnya.
Benang Merah
Perhatikan ayat 4: sampai hari itu TUHAN belum memberikan mereka akal budi, mata untuk melihat, telinga untuk mendengar. Musa baru saja mengakui bahwa masalah Israel bukan kurang informasi, tetapi hati yang tidak sanggup. Lalu di pasal berikutnya ia menjanjikan bahwa TUHAN sendiri akan menyunat hati mereka supaya mereka mengasihi Dia. Di situlah "hal-hal yang tersembunyi" mulai bergerak. Perjanjian Baru menyebut Kristus sebagai rahasia yang tersembunyi berabad-abad dan sekarang dinyatakan kepada orang-orang kudus (Kolose 1:26-27), dan itu persis bahasa Ulangan 29:29. Yang dulu berada di sisi Allah kini pindah ke sisi kita. Bukan karena kita berhasil mengintip, tetapi karena Allah membuka tirai dalam diri Anak-Nya. Injil adalah niglot, yang dinyatakan.
Cermin
Kita cenderung menukar tempat kedua lingkaran itu. Kita menghabiskan tenaga pada yang tersembunyi: mengapa anak saya menjauh dari iman padahal saya membesarkannya di gereja; mengapa pemeriksaan itu memberi hasil yang buruk; mengapa rekan yang licik naik jabatan sementara saya bertahan jujur dan tetap di tempat. Sementara itu, yang dinyatakan justru kita perlakukan seperti pilihan: mengampuni orang yang menyakiti, jujur soal pajak, setia pada pasangan ketika pernikahan terasa hambar. Ayat ini menempatkan kita kembali. Anda tidak berutang penjelasan kepada Allah, dan Allah tidak berutang penjelasan kepada Anda. Tetapi firman yang jelas di depan hidung Anda, itu tagihan yang jatuh tempo hari ini. Rasa ingin tahu yang tak terjawab sering kali jadi tempat sembunyi yang nyaman dari ketaatan yang tak nyaman.
Profil
Mereka berdiri di dataran Moab: para kepala suku, tua-tua, perempuan, anak-anak, bahkan orang asing yang memotong kayu dan menimba air (ayat 10-11). Bukan hanya elit, seluruh kamp. Generasi ini lahir di padang belantara; mereka menguburkan orang tua mereka di sana dan tahu betul bahwa janji bisa tertunda satu generasi penuh. Lalu mereka mendengar nubuat tentang pembuangan, tanah yang menjadi seperti Sodom, keturunan mereka bertanya-tanya. Bayangkan berdiri di sana dengan Yordan di depan mata, mendengar bahwa kegagalan sudah dipetakan sebelum kaki pertama menyentuh Kanaan. Kalimat penutup Musa menjadi pegangan mereka: kami tidak tahu kapan dan bagaimana semuanya berakhir, tetapi kami tahu apa yang harus kami lakukan besok pagi.
Konteks
Ini adalah upacara pengikatan perjanjian, disusun mirip perjanjian raja besar dengan bangsa taklukan di dunia Timur Dekat kuno: kilas balik sejarah (ayat 2-8), kewajiban, saksi, berkat dan kutuk. Tetapi ada yang menyimpang dari pola itu. Raja-raja dunia tidak pernah mengumumkan lebih dulu bahwa vasal mereka akan gagal, lalu tetap mengikat perjanjian. TUHAN melakukannya. Ayat 14-15 memperluas ikatan itu kepada mereka yang tidak hadir hari itu, artinya kepada anak cucu yang belum lahir. Sebuah dokumen hukum yang menjangkau ke depan melewati batas kematian penandatangannya. Di tanah Moab, di ambang pintu, sebuah bangsa yang belum punya rumah diikat pada Allah yang sudah tahu segalanya dan tetap berkata: Aku menjadi Allahmu.
Pertanyaan
Kalau Allah tahu Israel akan gagal, dan menyimpan pengetahuan itu di sisi-Nya yang tersembunyi, apakah perjanjian ini bukan sekadar formalitas yang kejam? Saya tidak mau memuluskan pertanyaan ini. Ayat 20 keras: TUHAN tidak akan mengampuni orang yang berkata "Aku akan sejahtera meskipun aku berjalan menurut kedegilan hatiku." Itu bukan ancaman kosong. Namun perhatikan bahwa Musa tidak menjadikan kegagalan yang telah diketahui sebagai alasan untuk berhenti menuntut ketaatan. Yang tersembunyi tidak membatalkan yang dinyatakan. Dan bagi kita yang membaca dari sisi salib, ada satu petunjuk lagi: kutuk perjanjian yang seharusnya melekat pada pelanggar akhirnya melekat pada Kristus. Itu tidak menjawab semua, tetapi menunjukkan ke mana rahasia Allah selama ini menuju.
Refleksi
Pertanyaan apa yang selama ini Anda pergumulkan yang sebenarnya termasuk "hal-hal yang tersembunyi", dan apa yang berubah kalau Anda menyerahkannya kembali kepada Allah?
Sebutkan satu perkara yang sudah jelas dinyatakan dalam firman, yang Anda tunda melakukannya dengan alasan belum cukup mengerti.
Pertanyaan yang sering diajukan tentang Deuteronomy 29:29
Jawaban singkat untuk pertanyaan paling umum tentang bagian Alkitab ini.
Apa arti ULANGAN 29:29?
Tentang apakah ULANGAN 29:29?
Apa konteks historis dari ULANGAN 29:29?
Apa yang ULANGAN 29:29 ajarkan tentang karakter Tuhan?
Bagaimana ULANGAN 29:29 masih relevan hari ini?
Apa yang menyentuh hati Anda dalam Deuteronomy 29?
Belum ada wawasan yang dibagikan pada bagian ini. Jadilah yang pertama membagikan sesuatu: wawasan, doa, atau ucapan syukur.
Jelajahi bagian ini pada tingkat yang berbeda
Pemula, teolog, atau panjang bacaan yang berbeda? Sesuaikan pengaturan dan buat versi Anda sendiri.
Buka di alat studi