KEJADIAN 25:28
Nas Itu
Dua orang tua, dua anak, dan kasih yang terbelah rapi di tengah. Ishak menyayangi Esau, dan penulis Kejadian tidak membiarkan kita menebak-nebak alasannya: "karena dia suka makan hasil buruan Esau." Ribka menyayangi Yakub, tanpa alasan apa pun yang disebutkan. Satu kalimat pendek, dua kata kerja yang sama, tetapi dengan muatan yang sangat berbeda. Kasih Ishak dijelaskan lewat perutnya; kasih Ribka dibiarkan diam, dan pembaca yang ingat ayat 23 tahu bahwa diamnya itu berisi firman Tuhan yang pernah ia dengar sendiri. Ayat ini adalah engsel kecil yang membuka seluruh pintu konflik rumah tangga yang akan menyeret pasal-pasal berikutnya, sampai Yakub lari menyeberangi gurun demi menyelamatkan nyawanya.
Inti Pesannya
Kejadian menolak memoles keluarga pilihan. Rumah tangga yang menjadi saluran janji Abraham ternyata rumah tangga yang pilih kasih, dan Alkitab menuliskannya tanpa komentar moral, tanpa peringatan, tanpa pembelaan. Di situlah justru letak kejujuran yang mengganggu sekaligus melegakan: anugerah Allah tidak menunggu sampai ada keluarga yang layak. Perhatikan betapa dangkalnya dasar kasih Ishak. Lidahnya yang memilih. Seorang ayah mengasihi anaknya karena rasa daging buruan, dan dari kedangkalan itu lahir generasi penuh tipu daya. Bandingkan dengan kasih Allah dalam ayat 23, yang memilih sebelum kedua bayi itu melakukan apa pun, baik atau jahat; Paulus kelak memakai justru pasangan Esau dan Yakub ini untuk menjelaskan bahwa pemilihan Allah tidak bergantung pada prestasi manusia. Kasih manusia diatur selera; kasih Allah diatur janji. Itu dua dunia yang berbeda, dan ayat 28 memaksa kita melihat keduanya berdampingan.
Benang Merah
Yang mengerikan dari ayat ini adalah betapa menularnya. Yakub, anak yang dikasihi secara sepihak, tumbuh menjadi ayah yang persis sama: ia mengasihi Rahel lebih dari Lea, dan kemudian mengasihi Yusuf lebih dari semua saudaranya, lalu menandai kekasihannya dengan sepotong jubah. Hasilnya bukan kehangatan, melainkan sebuah sumur kering di Dotan dan dua puluh keping perak. Kejadian 37 adalah cucu kandung dari Kejadian 25:28. Luka yang tidak diobati diwariskan seperti warna mata. Dan justru di sepanjang garis keluarga yang bengkok inilah janji itu terus berjalan, sampai akhirnya terdengar suara dari langit atas seorang Anak yang dikasihi, bukan karena apa yang Ia bawa pulang dari padang, melainkan karena Ia memang Anak. Di dalam Kristus, kasih Bapa berhenti menjadi sesuatu yang harus diperebutkan antar saudara.
Cermin
Kasih yang punya syarat jarang mengumumkan dirinya. Ia menyelinap lewat hal-hal kecil: anak mana yang lebih sering Anda ceritakan kepada rekan kerja, menantu mana yang lebih mudah Anda telepon, anggota kelompok kecil mana yang membuat Anda merasa pelayanan Anda berguna. Ishak tidak pernah berkata, "Aku lebih sayang Esau." Ia hanya menikmati daging buruan, dan selera itu diam-diam menjadi timbangan. Pertanyaannya bukan apakah Anda punya kecenderungan, melainkan apa yang sedang membeli hati Anda: prestasi, kemiripan dengan diri sendiri, rasa dibutuhkan. Dan dari sisi sebaliknya: mungkin Anda adalah Yakub yang di tenda, yang seumur hidup merasa menjadi anak cadangan. Hari ini, kirimkan satu pesan singkat kepada orang yang paling sulit Anda kasihi dalam keluarga Anda, dan sebutkan satu hal yang Anda hargai darinya yang sama sekali tidak ada hubungannya dengan apa yang ia hasilkan atau berikan kepada Anda.
Konteks
Kita berada di tenda-tenda Negeb, di keluarga semi-nomaden yang kaya ternak tetapi hidup dari hari ke hari. Daging buruan bukan menu harian; itu kemewahan, hadiah, tanda penghormatan kepada kepala keluarga. Esau sang pemburu membawa pulang kehormatan itu; Yakub tinggal di tenda, wilayah kerja perempuan dan kawanan, dekat dengan ibunya. Pembagian ruang ini sekaligus pembagian kuasa. Dalam tatanan patriarkal, Ishaklah yang memegang berkat dan hak kesulungan, sebuah instrumen hukum yang diucapkan menjelang ajal dan tidak bisa ditarik kembali. Ribka tidak punya akses resmi ke mekanisme itu. Ia hanya punya firman yang pernah ia dengar di ayat 23 dan kecerdikannya sendiri. Ketika seseorang tahu kebenaran tetapi tidak diberi kuasa untuk menyatakannya, ia mudah tergoda memakai jalan belakang.
Detail
Perhatikan bahwa kasih Ishak dijelaskan lewat mulut. Teks Ibraninya harfiah berbunyi: "buruan ada di mulutnya." Kata tsayid, hasil buruan, adalah kata yang akan muncul lagi di pasal 27, ketika Ishak yang sudah buta meminta masakan kesukaannya sebelum memberkati. Mulut menjadi organ penentu dalam keluarga ini. Ishak mengasihi lewat lidah. Esau menjual hak kesulungannya karena perutnya, lalu makan, minum, dan pergi begitu saja. Yakub merebut berkat dengan masakan dan suara yang dipalsukan. Satu keluarga yang seluruh nasibnya diputuskan di meja makan. Alkitab tidak pernah menganggap selera sebagai hal sepele: apa yang Anda rindukan untuk dikecap sering kali menentukan apa yang Anda relakan untuk hilang.
Pertanyaan
Jika Allah sendiri sudah menetapkan bahwa yang lebih tua akan melayani yang lebih muda, mengapa Ribka merasa perlu menipu? Dan mengapa Allah membiarkannya? Teks tidak menjawab. Yang ia lakukan adalah menunjukkan ongkosnya dengan jujur: Yakub lari, Esau mendendam, dan Ribka, sejauh catatan Kejadian, tidak pernah melihat anak kesayangannya lagi. Rencana Allah tergenapi, tetapi tangan yang memaksakannya pulang dengan tangan kosong. Ada godaan besar untuk menyimpulkan bahwa tujuan ilahi menghalalkan cara manusia. Kejadian tidak pernah berkata begitu. Ia hanya memperlihatkan Allah yang sanggup bekerja melalui kebengkokan kita tanpa pernah menyetujuinya. Itu bukan penghiburan yang nyaman. Itu penghiburan yang membuat kita berhenti berpikir bahwa kita sedang menolong Allah.
Refleksi
Siapa dalam hidup Anda yang Anda kasihi terutama karena apa yang ia bawa ke meja Anda, dan apa yang terjadi bila suatu hari ia berhenti membawanya?
Ribka memegang firman yang benar tetapi memakai cara yang salah; di mana Anda sedang tergoda untuk menolong Allah menggenapi sesuatu yang sudah Ia janjikan sendiri?
Pertanyaan yang sering diajukan tentang Genesis 25:28
Jawaban singkat untuk pertanyaan paling umum tentang bagian Alkitab ini.
Apa arti KEJADIAN 25:28?
Tentang apakah KEJADIAN 25:28?
Apa konteks historis dari KEJADIAN 25:28?
Apa yang KEJADIAN 25:28 ajarkan tentang karakter Tuhan?
Bagaimana KEJADIAN 25:28 masih relevan hari ini?
Yang dibagikan komunitas tentang Genesis 25
Wawasan, doa, dan ucapan syukur dari para pembaca dan tim redaksi untuk bagian ini.
Bapa, ada hal-hal yang sudah lama kami minta dan belum juga terjawab. Ajar kami bertahan seperti Ishak yang terus berdoa untuk istrinya. Kami percaya Engkau mendengar, meski jawabannya datang jauh lebih lambat dari harapan kami. Tolong kami untuk tidak berhenti berharap.
Bapa, daftar nama yang asing bagi kami tidak asing bagi-Mu. Engkau mengenal setiap orang, bahkan mereka yang tidak pernah disebut lagi oleh siapa pun. Terima kasih karena hidupku pun tercatat dalam hati-Mu, meski dunia tak mengingatnya.
Jelajahi bagian ini pada tingkat yang berbeda
Pemula, teolog, atau panjang bacaan yang berbeda? Sesuaikan pengaturan dan buat versi Anda sendiri.
Buka di alat studi